PSPK – 16 Maret 2026 | Turnamen VALORANT Masters Santiago berakhir dengan kejutan besar: tim debut Ascension, Nongshim RedForce, mengamankan gelar juara pertama mereka dengan mengalahkan Paper Rex secara telak 3-0. Kemenangan ini menandai momen penting dalam sejarah VCT, karena RedForce menjadi tim pertama yang meraih gelar Masters pada tahun debut mereka.
Perjalanan Paper Rex ke Final
Paper Rex, tim asal Singapura yang masuk sebagai seed kedua VCT Pacific, memulai perjalanan mereka di tahap Swiss bersama delapan tim lainnya. Mereka membuka laga dengan kemenangan bersih 2-0 atas G2 Esports, kemudian melanjutkan dengan mengalahkan NRG 2-1. Hasil impresif tersebut memungkinkan mereka lolos ke babak playoff lebih awal.
Di babak atas, Paper Rex menyingkirkan Furia 2-1 pada ronde pertama. Namun, mereka mengalami kegagalan di ronde kedua ketika NRG melakukan sweep 2-0, memaksa Paper Rex turun ke babak bawah. Di sana, tim PRX menunjukkan ketangguhan luar biasa: mereka menumpas All Gamers, perwakilan VCT China, dengan skor 2-1, lalu kembali mengalahkan G2 Esports 2-1 pada semifinal babak bawah.
Final babak bawah menjadi drama ulang: Paper Rex bertemu kembali dengan NRG, tim yang sebelumnya memberi mereka kekalahan. Kali ini, PRX berhasil membalikkan hasil dengan kemenangan 3-1, memastikan tempat mereka di Grand Final melawan Nongshim RedForce.
Dominasi Nongshim RedForce
RedForce, yang masuk sebagai seed pertama VCT Pacific, tampil mengesankan sejak putaran pertama playoff. Mereka langsung melakukan sweep 2-0 atas Gentle Mates, kemudian mengalahkan G2 Esports 2-1. Pada final babak atas, mereka menundukkan NRG dengan skor 2-0, melaju ke Grand Final tanpa menelan kekalahan.
Grand Final berlangsung pada 15 Maret, menampilkan tiga peta: Corrode, Split, dan Abyss. Meskipun Paper Rex sempat unggul 8-4 di babak pertama Corrode, RedForce berhasil berbalik menjadi 9-3 di babak kedua, menutup peta dengan skor 13-11. Keunggulan itu berlanjut di peta berikutnya: RedForce memimpin 9-3 di setengah pertama Split dan menutupnya dengan 13-4, lalu menguasai Abyss dengan keunggulan 10-2 di setengah pertama dan menamatkan pertandingan 13-3. Hasil akhir 3-0 menjadi bukti dominasi total RedForce.
Statistik Kunci dan Dampak
- Hadiah uang tunai: RedForce US$350.000, Paper Rex US$200.000.
- Poin VCT: RedForce 6 poin, Paper Rex 4 poin.
- MVP kompetisi: Lee Dambi Hyu-kyu (Nongshim RedForce).
- RedForce hanya kehilangan satu game selama turnamen, menegaskan konsistensi mereka.
Keberhasilan RedForce tidak hanya menambah prestasi tim, tetapi juga memperkuat reputasi Ascension sebagai jalur promosi baru di ekosistem VALORANT. Sementara itu, Paper Rex, meskipun harus puas sebagai runner-up, menunjukkan kemampuan bangkit kembali setelah kegagalan di babak atas, menegaskan posisi mereka sebagai salah satu tim kuat di kawasan Pacific.
Reaksi dan Harapan Kedepan
Para analis dan penggemar menilai bahwa kemenangan RedForce memberi sinyal perubahan keseimbangan kekuatan di VCT Pacific. Keberhasilan tim debut menginspirasi organisasi lain yang baru masuk ke Ascension untuk berambisi meraih gelar besar. Di sisi lain, Paper Rex diharapkan melakukan evaluasi taktik, terutama dalam mengelola momentum di setengah pertama peta, untuk kembali bersaing di turnamen berikutnya.
Dengan jadwal VCT 2026 yang sudah diumumkan, baik RedForce maupun Paper Rex akan kembali bersaing di stage selanjutnya, termasuk kemungkinan pertemuan kembali di turnamen internasional. Penggemar Valorant di seluruh dunia menantikan aksi-aksi dramatis selanjutnya, sambil mengapresiasi pertumbuhan kompetitif yang semakin dinamis.
Secara keseluruhan, Masters Santiago menjadi bukti bahwa e‑sports terus berkembang, memberikan panggung bagi tim-tim baru untuk menulis sejarah, sekaligus menantang tim-tim mapan untuk tetap berada di puncak.












