PSPK – 06 Maret 2026 | Arus mudik Lebaran 2026 diproyeksikan meningkat signifikan, tak terkecuali dari pemilik kendaraan listrik. Menjawab kebutuhan itu, pemerintah bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), operator tol, dan PT PLN (Persero) menyiapkan sekitar enam puluh Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di rest area sepanjang Tol Trans Jawa, mulai dari Banten hingga Jawa Timur.
Fasilitas pengisian daya ini dirancang untuk memberikan rasa aman bagi pemudik yang menempuh perjalanan jarak jauh, sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Pada musim mudik sebelumnya, transaksi pengisian daya di SPKLU mencatat lonjakan hampir lima kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menandakan minat masyarakat terhadap mobil listrik terus melaju.
Lokasi SPKLU Strategis
Berikut contoh titik SPKLU yang telah siap melayani pemudik di beberapa ruas tol utama:
| Provinsi | Tol | KM | Jumlah Unit |
|---|---|---|---|
| Banten & Jakarta | Tol Tangerang‑Merak | KM 43A | 4 |
| Banten & Jakarta | Tol Tangerang‑Merak | KM 45B | 2 |
| Jawa Barat | Tol Jakarta‑Cikampek | KM 6B | 4 |
| Jawa Barat | Tol Cipularang (Cikampek‑Padalarang) | KM 72A | 5 |
| Jawa Tengah | Tol Kanci‑Pejagan | KM 228A | 8 |
| Jawa Timur | Tol Mojokerto‑Surabaya | KM 725A | 5 |
Daftar lengkap mencakup lebih dari enam puluh titik, masing‑masing dilengkapi dengan beberapa unit charger cepat yang dapat melayani kendaraan listrik dalam waktu singkat.
Dengan tersebarnya jaringan SPKLU ini, diharapkan pemudik yang menggunakan mobil listrik dapat melintasi seluruh jalur Tol Trans Jawa tanpa khawatir kehabisan daya. Pengembangan infrastruktur ini juga menjadi bagian dari strategi nasional untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik dan mengurangi emisi karbon di sektor transportasi.












