Project Seru Penuh Kejutan

Mauricio Souza Tegaskan Persija Tetap Kompetitif Meski Imbang 1-1 vs Dewa United

March 16, 2026 • 0 Views
Mauricio Souza Tegaskan Persija Tetap Kompetitif Meski Imbang 1-1 vs Dewa United
Mauricio Souza Tegaskan Persija Tetap Kompetitif Meski Imbang 1-1 vs Dewa United

PSPK – 16 Maret 2026 | Pelatih asal Brasil, Mauricio Souza, kembali berada di sorotan setelah Persija Jakarta harus puas berbagi poin dalam laga imbang 1-1 melawan Dewa United pada Minggu, 15 Maret 2026 di Jakarta International Stadium (JIS). Meskipun hasil akhir tidak memuaskan bagi suporter, Souza menegaskan bahwa timnya tetap kompetitif dan mampu bersaing dengan lawan-lawan kuat di BRI Super League 2025/2026.

Dalam wawancara pasca pertandingan, Souza menolak menilai performa hanya dari skor akhir. “Saya tidak menganalisis pertandingan dari hasil. Saya menganalisis dari bagaimana permainan itu berlangsung,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Persija menunjukkan dominasi pada sebagian besar fase permainan, bahkan mencetak gol pertama melalui Maxwell Souza di menit ke‑4 tambahan babak pertama.

Poin Kunci Pertandingan

  • Gol pembuka Maxwell Souza (penyerang utama) pada menit tambahan pertama babak pertama, memanfaatkan umpan silang dan mengeksekusi penyelesaian tepat.
  • Dewa United menyamakan kedudukan lewat Alexis Messidoro pada menit ke‑55 setelah handball Carlos Eduardo yang menghasilkan tendangan bebas berbahaya.
  • Kesempatan emas Persija muncul pada menit ke‑87 ketika handball Damion Lowe di kotak penalti memberi Maxwell Souza peluang penalti. Tendangan tersebut dibaca oleh kiper Sonny Stevens dan meleset.
  • Statistik tim menunjukkan penguasaan bola 58% untuk Persija, 12 tembakan ke gawang (4 tepat sasaran) dibandingkan 8 tembakan Dewa United (2 tepat sasaran).

Maxwell Souza, yang mencetak gol pertama, mengakui kekecewaannya atas kegagalan mengeksekusi penalti. “Sepak bola kadang memberi kebahagiaan dan kesedihan dalam satu pertandingan. Kesalahan harus menjadi pelajaran untuk perjalanan ke depan,” katanya dalam konferensi pers.

Selain aspek taktik, Souza juga menyoroti kondisi lapangan JIS yang tidak rata, yang menurutnya mempengaruhi alur permainan. Ia menegaskan bahwa faktor tersebut menjadi tantangan tambahan bagi tim yang harus beradaptasi cepat.

Reaksi Suporter dan Langkah Kedepan

Suporter Persija, atau Jakmania, menyuarakan kekecewaan lewat media sosial setelah tim gagal meraih tiga poin. Souza menanggapi dengan empati, “Apa yang dirasakan suporter, kami juga merasakannya. Kami berusaha maksimal di lapangan.” Ia menegaskan komitmen tim untuk memperbaiki performa, terutama menjelang jeda internasional dan pertandingan penting melawan Bhayangkara FC pada 5 April 2026.

Dengan 52 poin, Persija berada di posisi ketiga klasemen sementara, terpaut enam poin dari pemuncak Persib Bandung dan dua poin dari Borneo FC. Souza menilai masih ada ruang untuk mengejar gelar selama sisa sembilan laga musim ini, asalkan tim dapat mengamankan kemenangan pada setiap pertandingan berikutnya.

Secara keseluruhan, pelatih menekankan pentingnya konsistensi mental dan fisik. “Kami berlatih di bawah terik, hujan, hingga larut malam. Kekecewaan suporter adalah kekecewaan kami juga. Kami tidak akan menyerah,” tegasnya.

Persija akan kembali beraksi setelah jeda internasional pada awal April, dengan target mengumpulkan poin maksimal dan menutup jarak dengan pemuncak klasemen. Mauricio Souza menutup pernyataannya dengan keyakinan, “Pikiran kami kuat, harapan belum mati. Kami akan bangkit lebih kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *