PSPK – 17 Maret 2026 | Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, menegaskan bahwa pintu klub selalu terbuka bagi Lionel Messi setelah ia kembali terpilih memimpin klub hingga tahun 2031. Kemenangan Laporta pada pemilihan presiden yang dilangsungkan pada 15 Maret 2026 mengantarkannya meraih 68,18 persen suara dari total 48.480 anggota, mengalahkan rivalnya Victor Font.
Dalam sebuah wawancara dengan TV3, Laporta menegaskan bahwa Messi akan selalu memiliki tempat di Barcelona, terlepas dari klub mana ia bermain saat ini. “Leo akan terhubung dengan Barcelona dengan cara apa pun yang ia inginkan,” ujarnya.
Saat ini, Messi membela Inter Miami CF di Major League Soccer, kompetisi tertinggi sepak bola Amerika Serikat. Laporta menilai kontribusi Messi selama lebih dari dua dekade di Barcelona layak mendapat penghormatan khusus, termasuk pertandingan penghormatan dan kemungkinan pembuatan patung di Stadion Camp Nou. Saat ini hanya dua legenda klub, Ladislao Kubala dan Johan Cruyff, yang memiliki patung di stadion.
Isu kembalinya Messi menjadi topik utama selama kampanye pemilihan presiden. Mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernández, menuduh Laporta berbohong dan menyatakan bahwa Laporta menghalangi rencana kepulangan Messi pada 2023. Victor Font pun menyoroti hubungan yang dianggap renggang antara Laporta dan Messi sejak kepergian sang pemain pada 2021. Namun, Messi memilih untuk tidak terlibat dalam polemik politik tersebut dan tetap menjaga sikap diam sepanjang proses kampanye.
Laporta menutup dengan menegaskan kembali komitmennya: “Pintu di Barcelona selalu terbuka untuknya, kapan pun ia mau, agar ia dapat terus memperkuat dan membawa kejayaan bagi tim ini.”












