PSPK – 22 Maret 2026 | Lin Yu-ting, petinju asal Taiwan yang pernah meraih medali emas pada Olimpiade, kini resmi diakui memenuhi syarat untuk berlaga di kategori putri dalam kompetisi World Boxing setelah federasi tinju Taiwan mengajukan banding.
Kontroversi Kelayakan Gender
Kontroversi mengenai kelayakan gender Lin mulai mencuat pada Olimpiade Paris 2024, di mana ia bersaing dengan Imane Khelif dari Aljazair. Kedua atlet tersebut berhasil mengangkat medali emas, namun kebijakan baru World Boxing yang mewajibkan tes jenis kelamin bagi petinju wanita menimbulkan pertanyaan tentang partisipasi mereka.
Kebijakan World Boxing
Pada tahun sebelumnya, World Boxing mengumumkan bahwa semua petinju wanita yang ingin mengikuti kejuaraan dunia harus melewati tes jenis kelamin sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan integritas olahraga. Karena kebijakan tersebut, Lin memutuskan untuk tidak mengikuti turnamen dunia pada saat itu.
Keputusan Banding
Setelah proses banding yang dilakukan oleh federasi Taiwan, World Boxing menyatakan bahwa Lin telah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan dan dapat berkompetisi di Kejuaraan Tinju Asia yang akan diselenggarakan di Mongolia pada 29 Maret hingga 10 April.
Jadwal Kompetisi
| Tanggal | Acara |
|---|---|
| 29 Maret – 10 April 2024 | Kejuaraan Tinju Asia di Mongolia |
Lin dan Khelif belum kembali bertanding dalam ajang internasional resmi sejak Olimpiade, sehingga keputusan ini menjadi peluang penting bagi keduanya untuk kembali menampilkan kemampuan di panggung dunia.












