Project Seru Penuh Kejutan

Kirim Motor Pakai KAI Logistik: Wajib Copot Spion dan Kosongkan Tangki, Simak Prosedur Lengkapnya!

March 5, 2026 • 0 Views
Kirim Motor Pakai KAI Logistik: Wajib Copot Spion dan Kosongkan Tangki, Simak Prosedur Lengkapnya!
Kirim Motor Pakai KAI Logistik: Wajib Copot Spion dan Kosongkan Tangki, Simak Prosedur Lengkapnya!

PSPK – 05 Maret 2026 | Menjelang musim mudik Lebaran 2026, ribuan pemudik yang mengandalkan sepeda motor sebagai kendaraan utama kembali mencari cara aman dan efisien untuk membawa motor ke kampung halaman. KAI Logistik, melalui layanan pengiriman motor (Motis), menegaskan kembali prosedur wajib: mencopot kaca spion dan mengosongkan tangki bahan bakar sebelum motor dimasukkan ke gerbong kargo kereta. Langkah ini diambil untuk meminimalisir risiko kerusakan serta potensi kebakaran selama proses angkut.

Alasan Keamanan di Balik Prosedur

Adjeng Putri Adhatu, Manager Public Relations KAI Logistik, menjelaskan bahwa kaca spion merupakan bagian yang menonjol dan rentan patah ketika motor diposisikan di area loading. “Dengan melepas kaca spion, risiko benturan dapat dihindari sehingga kondisi motor tetap terjaga saat diterima di tujuan,” ujarnya dalam wawancara dengan Kompas.com pada 3 Maret 2026.

Sedangkan pengosongan tangki bahan bakar merupakan standar operasional prosedur (SOP) yang tidak dapat diabaikan. Bahan bakar bersifat mudah terbakar dan dapat menimbulkan bahaya kebakaran bila terjadi gesekan atau percikan di dalam gerbong kargo. “Tangki yang kosong sangat mengurangi potensi bahaya dan membuat proses pengiriman lebih aman bagi seluruh muatan,” tegas Adjeng.

Program Motis 2026: Motor Gratis dan Penumpang Satu Kereta

Program Mudik Motor Gratis (Motis) yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan kembali digelar tahun ini. Koordinator program di Stasiun Bekasi, Rizki Prastya, menyebutkan bahwa selain motor, penumpang juga diangkut dalam satu rangkaian kereta yang sama, sehingga keduanya tiba bersamaan di tujuan.

  • Pengambilan nomor antrean di lokasi pendaftaran.
  • Penyerahan dokumen: SIM, KTP, STNK, KK, serta foto motor dari empat sisi.
  • Larangan mengirim motor listrik karena tidak memenuhi persyaratan teknis.
  • Pengosongan bahan bakar dilakukan dengan menyedot BBM sebelum motor dimasukkan ke gerbong.
  • Proses bongkar di tujuan memakan waktu sekitar satu hingga dua jam.

Rizki menegaskan bahwa tidak ada pemeriksaan teknis mendalam saat pendaftaran, namun pengecekan akhir dilakukan sebelum penempatan motor di gerbong. Hal ini sejalan dengan kebijakan KAI Logistik untuk memastikan tidak ada bahan bakar yang tersisa di dalam tangki.

Manfaat Bagi Pemudik dan Dampak Terhadap Keselamatan Lalu Lintas

Tujuan utama program Motis adalah menurunkan angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran. Dengan mengalihkan motor ke kereta api, risiko kecelakaan di jalan raya berkurang signifikan, terutama bagi keluarga yang biasanya mengendarai motor bersama barang bawaan berat.

Data internal KAI Logistik menunjukkan bahwa sejak program Motis diluncurkan pada tahun 2013, jumlah kecelakaan yang melibatkan pemudik motor berkurang secara konsisten. Pada 2026, diperkirakan lebih dari 150.000 motor akan dikirim melalui layanan ini, menambah beban transportasi namun memberikan solusi praktis bagi pemilik motor yang ingin menghindari perjalanan jauh dengan kendaraan pribadi.

Langkah-Langkah Persiapan Motor Sebelum Pengiriman

  1. Pastikan motor dalam kondisi baik, tidak ada kerusakan mekanis yang dapat memperparah risiko selama pengiriman.
  2. Lepaskan kaca spion depan dan belakang secara hati-hati, simpan dalam wadah pelindung.
  3. Kosongkan tangki bahan bakar dengan menggunakan alat penyedot yang disediakan oleh petugas KAI Logistik.
  4. Bersihkan motor dari kotoran dan debu agar tidak mengganggu proses penataan di dalam gerbong.
  5. Siapkan dokumen identitas serta foto motor dari empat sisi sesuai ketentuan pendaftaran.

Setelah semua persiapan selesai, motor dapat diserahkan kepada petugas KAI Logistik untuk dimasukkan ke dalam gerbong kargo. Selama perjalanan, motor ditempatkan pada posisi yang stabil dan dilindungi oleh bahan pengaman khusus.

Pengalaman Pemudik yang Telah Menggunakan Layanan

Beberapa pemudik yang telah mencoba layanan Motis menyatakan kepuasan tinggi. “Awalnya ragu, tapi prosesnya cepat dan motor tiba tanpa goresan,” kata Budi Santoso, warga Bekasi yang mengirim motor ke Bandung. Pengalaman serupa juga dilaporkan oleh pemudik dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang menilai prosedur pengosongan BBM dan pencopotan spion sebagai langkah preventif yang logis.

Dengan kebijakan yang tegas namun tetap memudahkan, KAI Logistik dan program Motis diprediksi akan terus menjadi pilihan utama pemudik motor di masa mendatang. Bagi mereka yang belum mendaftar, pendaftaran masih dibuka hingga akhir April 2026 dengan kuota terbatas.

Kesimpulannya, mengirim motor melalui KAI Logistik memerlukan kepatuhan pada prosedur pengosongan tangki bahan bakar dan pencopotan kaca spion. Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya konkret untuk menjamin keselamatan motor, petugas, dan seluruh penumpang selama mudik Lebaran. Bagi pemudik yang mengutamakan keamanan, program Motis menawarkan solusi praktis, gratis, dan terintegrasi dengan layanan transportasi kereta api.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *