Project Seru Penuh Kejutan

Harga RAM DDR4 Melonjak 8,8 Kali, Rakit PC Semakin Mahal

March 28, 2026 • 0 Views
Harga RAM DDR4 Melonjak 8,8 Kali, Rakit PC Semakin Mahal
Harga RAM DDR4 Melonjak 8,8 Kali, Rakit PC Semakin Mahal

PSPK – 28 Maret 2026 | Pasar memori global mengalami pergeseran signifikan pada tahun 2026. RAM DDR4, yang selama ini menjadi pilihan ekonomis bagi banyak pengguna PC, kini menjadi barang langka dan harganya melonjak tajam.

Kenaikan ini tidak hanya dirasakan oleh rakitan PC, melainkan juga memengaruhi perangkat lain seperti smartphone, kamera digital, dan smart TV. Penyebab utama adalah pergeseran fokus produsen memori ke teknologi yang lebih baru.

Data yang dilaporkan menunjukkan bahwa pada Februari 2026 modul DDR4 8 GB dijual sekitar US$15 (sekitar Rp243.000). Harga ini hanya naik sekitar 15 % dibandingkan bulan sebelumnya, namun bila dibandingkan secara tahunan, harga tersebut menjadi 8,8 kali lipat dari harga pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Tahun Harga DDR4 8 GB (USD)
2025 ~1.70
2026 15

Sementara harga DDR5 juga naik, kenaikannya tidak setajam DDR4, menandakan tekanan luas di pasar DRAM global.

Lonjakan ini dipicu oleh keputusan strategis tiga produsen utama—Samsung, SK Hynix, dan Micron—yang mulai mengurangi produksi DDR4 dan LPDDR4 untuk mengalihkan kapasitas produksi ke memori ber‑bandwidth tinggi yang lebih menguntungkan, terutama untuk aplikasi AI.

  • Produksi DDR4 menurun drastis.
  • Pasokan menjadi terbatas, banyak pembeli hanya dapat memperoleh setengah kebutuhan meski membayar lebih.
  • Produsen perangkat terpaksa menyesuaikan desain atau mencari alternatif seperti DDR3, yang juga mengalami penurunan pasokan.

Akibatnya, harga rakitan PC diperkirakan akan naik secara signifikan, karena komponen memori menjadi faktor biaya utama. Pengguna yang ingin membangun PC dengan anggaran terbatas akan menghadapi tantangan lebih besar dalam menemukan RAM DDR4 dengan harga wajar.

Secara keseluruhan, pasar DDR4 kini berada dalam situasi tiga‑sisi: harga tinggi, pasokan terbatas, dan ketidakpastian masa depan. Industri memori tampaknya semakin berfokus pada generasi selanjutnya, meninggalkan DDR4 sebagai produk yang perlahan ditinggalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *