PSPK – 18 Maret 2026 | Jakarta – Ericsson meluncurkan rangkaian produk terbaru yang menggabungkan radio AI‑ready, antena berperforma tinggi, dan perangkat lunak Radio Access Network (RAN) yang ditingkatkan dengan kecerdasan buatan. Inovasi ini ditujukan untuk mempercepat transformasi digital serta memperluas cakupan jaringan 5G di Indonesia.
Portofolio baru mencakup sepuluh unit radio yang siap mengimplementasikan AI serta lima model antena dengan kemampuan beamforming cerdas. Pengembangan tersebut menonjolkan tiga peningkatan utama: performa uplink yang lebih kuat, efisiensi energi yang lebih baik, dan kecerdasan jaringan secara keseluruhan.
Fitur utama portofolio AI‑ready
- Beamforming berbasis AI: mengarahkan sinyal secara dinamis sesuai pola penggunaan data.
- Prediksi jangkauan jaringan: algoritma AI memperkirakan kebutuhan kapasitas secara real‑time.
- Optimasi spektrum: alokasi frekuensi yang lebih efisien mengurangi interferensi.
- Manajemen energi adaptif: mengurangi konsumsi listrik pada beban jaringan rendah.
Dampak bagi operator dan pengguna
Integrasi AI memungkinkan operator mengelola sumber daya jaringan secara dinamis, meningkatkan keandalan layanan, dan membuka peluang monetisasi baru melalui layanan yang dapat dibedakan berdasarkan latensi, kecepatan, atau tingkat keandalan. Bagi konsumen, manfaatnya meliputi streaming video yang lebih stabil, pengalaman gaming seluler yang mulus, serta dukungan aplikasi real‑time berbasis AI.
Pemerintah Indonesia menargetkan cakupan 5G mencapai 32 % pada tahun 2030. Ericsson menilai bahwa kesiapan infrastruktur, efisiensi spektrum, dan pengembangan jaringan berkelanjutan menjadi kunci untuk mencapai ambisi tersebut.
Dengan portofolio AI‑ready ini, Ericsson berharap dapat mempercepat ekspansi 5G yang terukur dan biaya‑efisien, sekaligus menyiapkan fondasi jaringan yang adaptif untuk kebutuhan teknologi masa depan.












