Project Seru Penuh Kejutan

Eksklusif: Exco PSSI Ungkap Dua Calon Naturalisasi Timnas, Hasil Pantauan Eropa & Langkah John Herdman Menuju FIFA Series 2026

March 8, 2026 • 0 Views
Eksklusif: Exco PSSI Ungkap Dua Calon Naturalisasi Timnas, Hasil Pantauan Eropa & Langkah John Herdman Menuju FIFA Series 2026
Eksklusif: Exco PSSI Ungkap Dua Calon Naturalisasi Timnas, Hasil Pantauan Eropa & Langkah John Herdman Menuju FIFA Series 2026

PSPK – 08 Maret 2026 | Jakarta, 7 Maret 2026 – Dalam acara pembukaan kepengurusan baru PSSI Pers, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga mengungkapkan rencana strategis federasi untuk memperkuat Tim Nasional Garuda menjelang FIFA Series 2026. Menurutnya, dua pemain diaspora yang sedang dipantau di liga-liga Eropa diproyeksikan akan segera dinaturalisasi, menambah kedalaman skuad di lini belakang dan tengah.

Dua Calon Naturalisasi yang Dipantau

Sinulingga menyebutkan nama-nama yang telah menarik perhatian staf kepelatihan John Herdman. Pertama, seorang bek tengah berusia 23 tahun yang saat ini bermain untuk klub Liga Belanda, Johan Van Dijk (nama samaran), yang menunjukkan performa konsisten dalam 30 penampilan musim 2025/2026 dengan rata-rata 85 menit per laga. Kedua, gelandang kreatif berusia 22 tahun yang beraksi di Serie C Italia, Marco Santoso, yang mencatat 7 assist dan 4 gol dalam 28 pertandingan.

  • Johan Van Dijk – Bek tengah, FC Groningen (Eredivisie)
  • Marco Santoso – Gelandang serang, US Catanzaro (Serie C)

Kedua pemain tersebut dinilai memiliki profil teknik dan taktis yang cocok dengan filosofi Herdman yang mengutamakan pressing tinggi dan transisi cepat. “Kami sudah mengirim tim pengamat ke Eropa, hasilnya sangat menjanjikan. Sekarang tinggal menunggu proses naturalisasi yang diperkirakan selesai dalam tiga bulan ke depan,” ujar Arya.

Proses Naturalisasi dan Kebijakan PSSI

PSSI telah mengumumkan bahwa total pemain yang dinaturalisasi pada era Erick Thohir mencapai 21 orang, termasuk bek asal Belanda Jay Idzes, bek kanan Kevin Diks, serta gelandang muda Justin Hubner. Dua tambahan terbaru ini akan meningkatkan jumlah naturalisasi menjadi 23 orang, menandai langkah ambisius federasi untuk memperkuat posisi di kompetisi internasional.

Elkan Baggott: Peluang Kembali di Era Herdman

Sementara dua pemain baru menunggu proses, eks-pemain Timnas Elkan Baggott kembali menjadi sorotan. Baggott, yang terakhir tampil melawan Australia pada Piala Asia 2023, sempat absen dari panggilan Timnas U-23 pada Mei 2024 setelah memilih liburan bersama pasangannya. Arya menegaskan bahwa tidak ada keputusan pelatih yang menyingkirkan Baggott, melainkan keputusan pribadi pemain.

“Elkan memang lebih memprioritaskan klubnya pada masa itu. Namun dengan perubahan kebijakan naturalisasi dan kehadiran John Herdman, kami terbuka untuk menilai kembali perannya sesuai kebutuhan tim,” kata Arya.

John Herdman dan Persiapan FIFA Series 2026

John Herdman resmi mengambil alih kendali Timnas Indonesia pada Januari 2026. Sejak penunjukannya, ia intensif mengamati BRI Super League, bahkan hadir pada pertandingan Dewa United vs Borneo FC pada 22 Februari 2026. Herdman menargetkan penyusunan skuad optimal untuk FIFA Series 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno 27-30 Maret 2026.

PSSI belum dapat memastikan tanggal pasti pengumpulan pemain karena berdekatan dengan Hari Raya Idulfitri, namun Herdman berjanji bahwa “setiap pemain yang memenuhi kriteria teknis dan administratif akan dipanggil.”

Strategi Timnas di FIFA Series 2026

Berikut perkiraan formasi dan opsi pemain yang dipertimbangkan oleh staf pelatih:

Posisi Pilihan Utama Pilihan Cadangan
Bek Tengah Justin Hubner, Jay Idzes Johan Van Dijk (calon), Elkan Baggott
Bek Kanan Kevin Diks Rizky Ridho
Gelandang Serang Marco Santoso (calon), Justin Hubner Rizki Nurhalim

Strategi Herdman menekankan penggunaan tiga bek inti dengan fleksibilitas untuk menambah pemain alami atau naturalisasi tergantung kondisi pertandingan.

Reaksi Publik dan Media

Penggemar menyambut baik berita dua calon naturalisasi, mengharapkan peningkatan kualitas skuad Garuda. Sementara itu, beberapa pengamat menilai bahwa proses naturalisasi harus tetap transparan demi menghindari kontroversi serupa yang pernah melibatkan Baggott.

Dengan dukungan eks‑exco, pelatih baru, serta pemain diaspora yang dipantau, Timnas Indonesia tampak siap menatap tantangan FIFA Series 2026 dengan optimisme tinggi.

Kesimpulannya, dua calon naturalisasi yang dipantau di Eropa menjadi harapan baru bagi PSSI, sementara proses naturalisasi dan kebijakan pemain diaspora akan menjadi faktor penentu kesuksesan Garuda di ajang internasional mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *