PSPK – 10 Maret 2026 | Edoardo Motta, kiper berusia 21 tahun asal Biella, Italia, menjadi sorotan utama setelah secara tak terduga menggantikan Ivan Provedel sebagai starter Lazio pada laga melawan Sassuolo. Tinggi 194 cm, Motta membawa kombinasi ketangguhan fisik dan kecepatan refleks yang membuatnya menonjol di antara generasi kiper muda Serie A.
Profil dan Karir Awal
Karier Motta berawal di akademi Juventus, di mana ia menghabiskan lima tahun (2016‑2021) berlatih bersama bakat-bakat muda terbaik. Pada periode itu, ia mengasah teknik dasar, kontrol area, dan kemampuan distribusi bola—kualitas yang menjadi ciri khas kiper modern.
Setelah meninggalkan Juventus, Motta menjalani dua loan tahunan ke Alessandria dan Monza. Pengalaman di kedua klub Serie C ini memberinya kesempatan bermain secara konsisten, memperkuat mentalitasnya dalam menghadapi tekanan pertandingan.
Perjalanan di Serie B bersama Reggiana
Pada musim panas 2024, Motta menandatangani kontrak permanen dengan Reggiana. Di klub Serie B, ia pertama kali muncul di Coppa Italia, belajar di bawah bimbingan Francesco Bardi. Musim berikutnya, Motta berhasil merebut posisi sebagai kiper utama, mencatat 20 penampilan sebagai starter dan lima clean sheet.
- 20 penampilan sebagai starter
- 5 clean sheet
- Rata-rata penyelamatan per pertandingan: 3,2
Penampilan impresif itu menarik perhatian Lazio, yang pada Januari 2026 resmi mengakuisisi Motta dengan nilai transfer satu juta euro dan kontrak hingga 30 Juni 2030.
Debut di Serie A dan Peran di Bawah Sarri
Situasi berubah drastis ketika Ivan Provedel mengalami cedera bahu yang mengharuskan operasi. Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, memutuskan memberi kesempatan kepada Motta untuk mengisi posisi utama pada laga melawan Sassuolo. Dengan dukungan penuh dari rekan satu tim, Motta menampilkan performa solid, melakukan beberapa penyelamatan krusial dan membantu Lazio mengamankan poin penting.
Menurut pernyataan Sarri setelah pertandingan, “Motta menunjukkan ketenangan luar biasa untuk seorang pemain seusianya. Dia cocok dengan filosofi kami yang menekankan permainan dari belakang.”
Karakteristik Teknik dan Potensi
Kekuatan utama Motta terletak pada:
- Refleks cepat: Mampu bereaksi dalam hitungan detik pada tembakan jarak dekat.
- Distribusi bola: Sering menginisiasi serangan dengan umpan panjang akurat ke pemain sayap.
- Kepemimpinan: Walaupun masih muda, ia sudah menjadi sosok yang mengorganisir pertahanan di area kotak penalti.
Selain itu, Motta memiliki latar belakang internasional yang kuat. Ia pernah menjadi bagian dari tim nasional Italia U17 pada 2021, melanjutkan ke U19, U20, dan pada September 2025 melakukan debut resmi bersama Italia U21 dalam kualifikasi Euro melawan Makedonia Utara.
Pengaruh terhadap Dinamika Kiper Lazio
Keberadaan Motta menandai perubahan tren yang selama setengah abad dominasi kiper veteran di Lazio. Sebelumnya, klub lebih mengandalkan veteran seperti Provedel dan sebelumnya, veteran lain yang mengisi posisi utama. Kedatangan Motta menandai kebangkitan generasi baru, membuka peluang bagi klub untuk mengembangkan talenta internal dan menurunkan beban gaji pemain senior.
Penggemar Lazio menyambut baik kehadiran Motta. Di media sosial, tagar #MottaMio dan #LazioFuture menjadi trending setelah debutnya, mencerminkan harapan besar terhadap kontribusinya di masa mendatang.
Dengan usia masih 21 tahun, kontrak panjang hingga 2030, serta dukungan pelatih dan rekan satu tim, Edoardo Motta berada di posisi yang tepat untuk menjadi kiper utama Lazio dalam jangka panjang. Jika ia dapat terus mengembangkan teknik dan konsistensi, nama Motta berpotensi bergabung dengan daftar kiper top Italia dan bahkan bersaing untuk tempat di tim nasional senior.












