Project Seru Penuh Kejutan

Chelsea Kalahkan Wrexham di Extra Time, Man City Tumbangkan Newcastle: Rekap Piala FA 2025/2026

March 8, 2026 • 0 Views
Chelsea Kalahkan Wrexham di Extra Time, Man City Tumbangkan Newcastle: Rekap Piala FA 2025/2026
Chelsea Kalahkan Wrexham di Extra Time, Man City Tumbangkan Newcastle: Rekap Piala FA 2025/2026

PSPK – 08 Maret 2026 | Piala FA 2025/2026 memasuki babak 16 besar pada minggu pertama Maret 2026, dan empat raksasa Liga Premier—Chelsea, Manchester City, Arsenal, serta Liverpool—sudah mengamankan tiket ke perempat final. Dari dua laga yang paling menegangkan, Chelsea harus berjuang keras melawan tim divisi dua, sementara Manchester City menaklukkan Newcastle United dengan selisih tiga gol.

Pertandingan Chelsea vs Wrexham (2‑4)

Di Stok Cae Ras Stadium, Wrexham membuka keunggulan lewat gol Sam Smith pada menit ke‑18 setelah memanfaatkan satu lawan satu dengan kiper Chelsea, Robert Sánchez. Kedua tim tetap berbalik, namun pada menit ke‑40, sebuah gol bunuh diri kiper Wrexham, Arthur Okonkwo, mempertemukan kedudukan menjadi 1‑1.

Pertandingan berlanjut seimbang hingga menit ke‑78, ketika Callum Doyle mengirimkan bola dari tendangan sudut yang mengarah ke gawang Chelsea, memberi Wrexham keunggulan 2‑1. Tekanan Chelsea tidak surut; pada menit ke‑82, Josh Acheampón mengeksekusi tembakan keras dari sisi kanan kotak penalti yang menyamakan kedudukan 2‑2.

Setelah 90 menit berakhir dengan skor imbang, kedua tim melanjutkan ke perpanjangan waktu. Alejandro Garnacho menjadi pahlawan pada menit ke‑97, memanfaatkan peluang dari tendangan bebas yang tidak dapat dijaga Sánchez, sehingga Chelsea memimpin 3‑2. Drama belum usai, karena pada menit tambahan waktu ekstra 5 (+5), Joao Pedro menambah satu gol lagi setelah serangan balik, mengokohkan kemenangan 4‑2 bagi Chelsea.

  • 18′ – Sam Smith (Wrexham)
  • 40′ – Arthur Okonkwo (OG) (Chelsea)
  • 78′ – Callum Doyle (Wrexham)
  • 82′ – Josh Acheampón (Chelsea)
  • 97′ – Alejandro Garnacho (Chelsea)
  • 120+5′ – Joao Pedro (Chelsea)

Kemenangan ini menempatkan Chelsea di antara empat tim yang melaju ke perempat final, menyusul Arsenal yang mengalahkan Mansfield Town 2‑1 dan Liverpool yang menundukkan Wolves 3‑1.

Man City mengalahkan Newcastle United (1‑3)

Di St James’ Park, Newcastle United membuka skor lebih dulu lewat Harvey Barnes pada menit ke‑18, memanfaatkan umpan Sandro Tonali. Namun, Manchester City cepat bangkit. Pada menit ke‑39, Savinho menyamakan kedudukan 1‑1 dengan tembakan terkontrol dari dalam kotak penalti.

Babak kedua menjadi ajang dominasi City. Omar Marmoush mencetak dua gol—pertama pada menit ke‑47 dan kembali menambah pada menit ke‑65—menyegel kemenangan 3‑1 bagi City. Kedua gol tersebut menegaskan bahwa City dapat bermain efektif meski tanpa Erling Haaland.

  • 18′ – Harvey Barnes (Newcastle)
  • 39′ – Savinho (Man City)
  • 47′ – Omar Marmoush (Man City)
  • 65′ – Omar Marmoush (Man City)

Kemenangan ini menjadikan Manchester City klub keempat yang memastikan diri ke perempat final bersama Arsenal, Chelsea, dan Liverpool. Keberhasilan ini menambah kepercayaan diri tim asuhan Pep Guardiola menjelang sisa kompetisi domestik dan Eropa.

Gambaran keseluruhan dan implikasi

Keempat klub besar Liga Premier kini menyiapkan strategi untuk melaju lebih jauh. Chelsea, yang sempat hampir tersingkir oleh tim divisi dua, menunjukkan ketangguhan mental dengan mengandalkan pemain muda seperti Garnacho dan Joao Pedro. Sementara Manchester City menegaskan kedalaman skuadnya melalui kontribusi pemain seperti Savinho dan Marmoush.

Arsenal dan Liverpool, meskipun tidak menjadi fokus utama artikel ini, juga menunjukkan performa konsisten dan siap menantang lawan di babak selanjutnya. Pertarungan di perempat final diprediksi akan semakin sengit, mengingat semua tim memiliki sejarah kuat di kompetisi ini.

Dengan jadwal yang padat, manajer masing‑masing klub harus mengatur rotasi pemain agar tetap optimal di Liga Premier, Liga Champions, serta Piala FA. Bagi para pendukung, perjalanan menuju trofi bergengsi ini menjadi tontonan yang penuh emosi dan drama.

Secara keseluruhan, rekap hasil putaran kelima Piala FA menegaskan bahwa kompetisi ini masih menjadi ajang kejutan, di mana tim dari divisi lebih rendah mampu menantang raksasa, dan klub-klub papan atas tetap berjuang keras demi gelar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *