PSPK – 16 Maret 2026 | Jakarta – Aktor asal Spanyol Javier Bardem kembali menyuarakan pendapatnya tentang konflik geopolitik dunia saat muncul di ajang Oscar 2026. Pada karpet merah, ia menampilkan pin bertuliskan “No a la Guerra” yang berarti “Tolak Perang” sebagai simbol penolakan terhadap serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.
Bardem menjelaskan bahwa pin tersebut pernah ia pakai pada acara Oscar tahun 2003 untuk mengecam perang Irak yang dianggap ilegal. “Saya memakai kembali pin yang sama untuk menentang perang ilegal yang kini diciptakan oleh kepemimpinan Trump dan Netanyahu,” ujar aktor itu dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter.
Selain pin, Bardem juga mengenakan simbol perlawanan Palestina, berupa keffiyeh, dan mengangkat slogan “Free Palestine” di atas panggung Dolby Theater, Los Angeles. Ia menyampaikan dukungan kepada rakyat Palestina yang telah mengalami genosida sejak 2014, dan menuntut tindakan internasional seperti blokade perdagangan, diplomasi, serta sanksi terhadap Israel.
Pengumuman tersebut disampaikan ketika ia bersama Priyanka Chopra membacakan pemenang kategori Film Internasional Terbaik. Sorakan dan tepuk tangan penonton menyambut seruan Bardem, menandai momen politik yang jarang terjadi di acara bergengsi tersebut.
- Pin “No a la Guerra” – simbol penolakan perang sejak 2003.
- Penolakan serangan AS‑Israel ke Iran.
- Dukungan terbuka untuk Palestina dan seruan “Free Palestine”.
- Seruan agar komunitas internasional menjatuhkan sanksi terhadap Israel.
- Reaksi publik yang positif di panggung Oscar.
Bardem menegaskan bahwa artis memiliki tanggung jawab moral untuk mengkritik kebijakan yang menimbulkan penderitaan, dan ia bertekad melanjutkan perjuangan tersebut di berbagai platform media.












