PSPK – 27 Maret 2026 | Manchester City akan menghadapi Real Madrid dalam laga penting kompetisi Champions League pekan ini. Pertandingan yang dijadwalkan pada hari Selasa mendatang di Etihad Stadium menjadi sorotan utama setelah kedua raksasa Eropa ini menunjukkan performa tajam di babak grup. Namun, skuad Pep Guardiola harus berjuang melawan daftar pemain yang absen karena cedera atau alasan teknis. Daftar lengkap pemain yang tidak dapat melaju ke lapangan, serta respons terkini sang pelatih, menjadi fokus utama pembaca.
Daftar Pemain yang Tidak Bisa Tampil
- Rodri – Gelandang bertahan asal Spanyol masih dalam proses pemulihan setelah mengalami cedera ligamen krusi (ACL) pada September 2024. Meskipun performanya membaik pada tahun 2026, dokter tim masih menilai bahwa ia belum siap untuk menahan beban intensitas tinggi melawan Real Madrid.
- Kevin De Bruyne – Gelandang kreatif asal Belgia mengalami masalah otot pada paha kanan selama sesi latihan pekan lalu. Tim medis memutuskan ia harus istirahat total selama dua minggu untuk menghindari risiko cedera lebih lanjut.
- Riyad Mahrez – Penyerang Aljazair mengalami cedera otot hamstring yang mengharuskan ia absen setidaknya selama tiga pertandingan, termasuk laga melawan Real Madrid.
- John Stones – Bek tengah mengalami kebijakan rotasi setelah menumpuk jam bermain pada pekan sebelumnya. Guardiola memilih untuk menyingkirkan ia demi menjaga kebugaran menjelang fase gugur selanjutnya.
- Phil Foden – Meskipun secara fisik siap, Foden tidak dipanggil karena pertimbangan taktis. Pep menilai formasi yang lebih defensif diperlukan dan menyiapkan peluang bagi pemain muda lain.
- Ilkay Gündogan – Gelandang asal Jerman mengalami infeksi saluran pernapasan ringan dan harus menjalani isolasi mandiri selama 48 jam, sehingga tidak dapat mengikuti latihan tim.
Reaksi Pep Guardiola
Menanggapi pertanyaan wartawan tentang kondisi tim menjelang konfrontasi dengan Real Madrid, Guardiola menyampaikan bahwa “kami sangat menghargai setiap pemain yang berada di skuad, namun dalam sepak bola modern kebugaran menjadi faktor penentu.” Ia menambahkan, “Rodri memang pemain penting, tetapi saya percaya rekan-rekannya di lini tengah dapat menutupi peran tersebut. Kami memiliki kedalaman kualitas yang memungkinkan rotasi tanpa mengorbankan standar permainan.”
Guardiola juga menyoroti pentingnya mentalitas “tidak mengalahkan” dalam menghadapi lawan sebesar Real Madrid. “Kami tidak akan mengubah filosofi permainan hanya karena ada beberapa nama besar yang tidak dapat bermain. Kami tetap akan menekan tinggi, menguasai bola, dan menunggu kesempatan untuk mencetak gol.”
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan pula bahwa keputusan mengenai pemulihan pemain akan melibatkan tim medis secara intensif. “Setiap keputusan diambil dengan pertimbangan medis, bukan sekadar tekanan kompetisi. Jika seorang pemain tidak siap, lebih baik ia tetap berada di pinggir lapangan daripada memperburuk kondisinya.”
Di sisi taktik, Guardiola mengungkapkan bahwa formasi 4‑3‑3 akan tetap menjadi dasar, namun akan ada penyesuaian pada peran gelandang tengah. “Kami akan menurunkan Bernardo Silva ke posisi lebih dalam untuk menutupi kekosongan Rodri, sementara Haaland tetap menjadi target utama di depan.”
Pengaruh Absensi Terhadap Strategi
Absennya Rodri, De Bruyne, dan Mahrez menimbulkan tantangan pada lini tengah City yang biasanya mengandalkan kreativitas serta kestabilan defensif. Namun, kehadiran pemain seperti Bernardo Silva, Kalvin Phillips, dan Mateo Kovacic memberikan opsi alternatif. Sementara itu, pertahanan tetap dapat mengandalkan Ruben Dias, Manuel Akanji, dan Nathan Ake untuk menahan serangan Madrid yang dikenal agresif.
Real Madrid, di sisi lain, diperkirakan akan menurunkan formasi 4‑3‑3 dengan Luka Modrić sebagai pengatur serangan, serta Vinícius Júnior dan Rodrygo sebagai ancaman di sayap. Kehadiran pemain bintang mereka menambah tekanan pada skuad City yang sudah kehilangan beberapa playmaker utama.
Dengan kombinasi strategi rotasi, kepercayaan pada pemain muda, dan motivasi tinggi dari pelatih, Manchester City tetap optimis meski harus berhadapan dengan daftar pemain yang absen. Guardiola menutup konferensi pers dengan pernyataan optimis: “Kami akan memberikan yang terbaik di lapangan, dan para pendukung dapat menantikan pertarungan sengit yang penuh semangat.”
Pertandingan ini tidak hanya menjadi ujian taktik, namun juga ujian mental bagi tim yang harus mengatasi keterbatasan sumber daya pemain. Jika City mampu mengeksekusi rencana Guardiola dengan disiplin, peluang untuk melaju ke semifinal tetap terbuka lebar.












