PSPK – 22 Maret 2026 | Juventus kembali menyiapkan diri untuk menjemput Sassuolo pada pekan ke-30 Serie A 2025/2026. Pertandingan yang dijadwalkan pada Minggu, 22 Maret 2026 pukul 02.45 WIB di Allianz Stadium, Turin, menjadi salah satu konfrontasi krusial dalam perebutan empat besar Liga Italia. Kedua tim membawa motivasi berbeda: Juventus ingin mengamankan tempat di zona Champions League, sementara Sassuolo berusaha mengembalikan momentum setelah dua kekalahan beruntun.
Latar Belakang Kompetisi
Sejauh ini, Juventus menempati posisi kelima dengan perolehan 53 poin dari 29 laga. Kemenangan tipis 1-0 atas Udinese baru-baru ini menambah kepercayaan diri setelah dua kemenangan beruntun, termasuk kemenangan telak 4-0 melawan Pisa. Sementara itu, Sassuolo berada di peringkat ke-10 dengan 38 poin. Setelah mencatat lima kemenangan dari enam pertandingan pada awal musim, mereka terpaksa menerima dua kekalahan berurutan, termasuk 0-1 melawan Bologna.
Bentuk Terkini dan Kondisi Pemain
Juventus datang dengan tren positif. Kembalinya Khephren Thuram‑Ulién ke sesi latihan penuh memberi tambahan tenaga di lini tengah, meski kebugaran Dusan Vlahovic masih dipantau hingga menit akhir. Penjaga gawang Mattia Perin diprediksi akan menjadi starter, sementara Emil Holm dipastikan absen karena cedera.
Sassuolo menghadapi masalah cedera yang cukup signifikan. Alieu Fadera, Daniel Boloca, Fali Cande, dan Edoardo Pieragnolo tidak dapat bermain, memaksa pelatih mengandalkan Domenico Berardi sebagai ujung tombak serangan. Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali beraksi di lini pertahanan bersama Sebastian Walukiewicz, Tarik Muharemovic, dan Ulisses Garcia.
Analisis Head‑to‑Head
Secara historis, Juventus mendominasi pertemuan dengan Sassuolo. Dari 23 pertemuan Serie A, Bianconeri berhasil menang 16 kali, sementara Sassuolo hanya mengumpulkan dua kemenangan pada lima pertemuan terakhir. Pada 6 Januari 2026, Juventus mengalahkan Sassuolo 3-0 di Turin. Namun, catatan terkini menunjukkan bahwa Sassuolo mampu memberi kejutan, seperti kemenangan 4-2 pada 23 September 2023 dan 1-0 pada 16 April 2023.
Catatan pertahanan Sassuolo terhadap Juventus juga tidak menguntungkan. Gawang mereka telah kebobolan 55 gol dalam pertemuan dengan Turin, menjadikannya rekor kebobolan terbanyak melawan satu klub di Serie A.
Prediksi Formasi
Juventus (4‑2‑3‑1):
- Mattia Perin
- Pierre Kalulu, Gleison Bremer, Lloyd Kelly, Andrea Cambiaso
- Manuel Locatelli, Khephren Thuram‑Ulién
- Francisco Conceição, Weston McKennie, Kenan Yıldız
- Jonathan David
Sassuolo (4‑3‑3):
- Arijanet Muric
- Sebastian Walukiewicz, Jay Idzes, Tarik Muharemovic, Ulisses Garcia
- Ismael Kone, Nemanja Matić, Kristian Thorstvedt
- Domenico Berardi, Andrea Pinamonti, Armand Lauriente
Prediksi Hasil dan Dampaknya
Melihat kondisi terkini, Juventus diprediksi akan menguasai permainan, terutama di lini tengah yang didukung oleh Locatelli dan Thuram‑Ulién. Keunggulan di kandang dan dukungan suporter juga menjadi faktor penentu. Namun, jika Sassuolo dapat memanfaatkan kecepatan sayap Berardi serta kreativitas Pinamonti, mereka berpotensi mencuri poin penting.
Jika Juventus berhasil meraih tiga poin, jarak mereka dengan posisi keempat (Como) akan menyusut menjadi satu poin, memperkuat peluang masuk zona Champions League. Sebaliknya, kekalahan dapat membuka celah bagi pesaing seperti Inter Milan dan Napoli. Bagi Sassuolo, kemenangan di Turin akan menjadi loncatan moral dan membantu mereka menstabilkan posisi menengah klasemen.
Secara keseluruhan, pertandingan ini menjanjikan aksi seru dengan dua tim yang memiliki ambisi berbeda. Juventus bertekad untuk menegaskan diri sebagai kontender empat besar, sementara Sassuolo berupaya membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim promosi yang mudah dikalahkan. Pertarungan ini akan menjadi penentu arah kelas atas Serie A menjelang fase akhir musim.












