Project Seru Penuh Kejutan

Sardar Azmoun Dikeluarkan dari Tim Nasional Iran karena Dituduh Tidak Loyal

March 21, 2026 • 0 Views
Sardar Azmoun Dikeluarkan dari Tim Nasional Iran karena Dituduh Tidak Loyal
Sardar Azmoun Dikeluarkan dari Tim Nasional Iran karena Dituduh Tidak Loyal

PSPK – 21 Maret 2026 | Teheran – Sardar Azmoun, penyerang terkemuka Iran, resmi dikeluarkan dari skuad nasional setelah pihak berwenang menuduhnya melakukan tindakan yang dianggap tidak setia kepada pemerintah.

Insiden bermula ketika Azmoun mengunggah foto pertemuan dengan Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, penguasa Dubai, di akun Instagram pribadinya. Foto tersebut dipublikasikan pada minggu ini, tepat ketika Iran tengah meningkatkan ketegangan militer dengan Uni Emirat Arab serta Amerika Serikat dan Israel.

Reaksi cepat muncul dari media negara. Seorang komentator televisi pemerintah, Mohammad Misaghi, mengkritik keras Azmoun, menyebut perilakunya “tidak memiliki akal sehat” dan “tidak pantas mengenakan seragam tim nasional”.

Laporan dari Kantor Berita Fars, yang memiliki afiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam, menyebutkan bahwa sumber di dalam tim nasional mengonfirmasi keputusan pencopotan Azmoun. Hingga kini, Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran belum memberikan komentar resmi.

  • Usia: 31 tahun
  • Karier internasional: 57 gol dalam 91 pertandingan sejak debut 2014
  • Klub saat ini: Shabab Al‑Ahli (Uni Emirat Arab)
  • Karier klub sebelumnya: Zenit St. Petersburg, Bayer Leverkusen, AS Roma
  • Piala Dunia: Berpartisipasi pada 2018 dan 2022

Pencopotan Azmoun menambah ketidakpastian bagi Timnas Iran menjelang Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan bersama Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni–19 Juli. Tim dijadwalkan menggelar dua laga persahabatan di Antalya, Turki, melawan Nigeria (27 Maret) dan Kosta Rika (31 Maret) sebagai bagian persiapan.

Selain Azmoun, laporan lain menyebutkan kemungkinan penyitaan aset bagi pemain Iran lainnya yang berbasis di UEA, termasuk Mehdi Ghayedi, serta mantan internasional Soroush Rafiei. Kejadian ini mencerminkan ketegangan politik yang semakin memengaruhi dunia olahraga di Iran.

Tanpa Azmoun, lini serang tim nasional diperkirakan akan kehilangan pengalaman dan daya gol yang signifikan. Analisis para pengamat menyatakan bahwa tim harus mengandalkan pemain muda atau mencari alternatif cepat untuk mengisi kekosongan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *