PSPK – 17 Maret 2026 | Jakarta – Menjelang masa mudik, banyak pengendara masih mempercayai mitos‑mitos keliru tentang perawatan ban yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan, kata Bridgestone Tire Indonesia.
Mitos yang sering dipercaya
- Tekanan angin saat hujan – Ada anggapan bahwa menurunkan tekanan ban dapat meningkatkan cengkeraman di jalan basah. Faktanya, tekanan yang terlalu rendah justru menurunkan traksi dan meningkatkan kemungkinan kerusakan ban.
- Kapasitas beban ban – Beberapa pengendara mengabaikan indeks beban yang tertera pada ban. Membawa muatan melebihi batas dapat menyebabkan panas berlebih hingga pecah ban.
- Ban baru tidak perlu dicek – Ban yang baru dipasang tetap harus diperiksa tekanan, keseimbangan roda (balancing), dan kesesuaian dengan kondisi jalan yang akan dilalui.
- Penggunaan ban dalam pada ban tubeless – Mengganti ban tubeless dengan ban dalam ketika terjadi kebocoran menghilangkan kelebihan teknologi tubeless dan dapat menurunkan keamanan.
Tips perawatan ban sebelum mudik
- Periksa tekanan angin secara rutin sesuai rekomendasi pabrik, terutama sebelum perjalanan jauh.
- Pastikan kedalaman tapak masih di atas batas minimum (1,6 mm) dan tidak terdapat retakan atau benjolan.
- Lakukan balancing dan penyetelan kembali (wheel alignment) jika diperlukan.
- Siapkan ban cadangan yang dalam kondisi baik serta peralatan penggantian ban.
- Periksa indeks beban dan kecepatan pada ban sesuai dengan beban kendaraan dan kondisi jalan.
Layanan Tire Check Service (TCS) di jalur mudik
Bridgestone Indonesia bekerja sama dengan Toyota dan mitra Paramita Ban menyediakan layanan pemeriksaan ban gratis di dua titik strategis sepanjang Jalan Tol Cikampek:
- Rest Area kilometer 57, arah Jawa Tengah/Jawa Timur, tanggal 16–29 Maret 2026.
- Rest Area kilometer 62, arah Jakarta, tanggal 23–29 Maret 2026.
Layanan ini bertujuan memastikan setiap kendaraan yang melintas memiliki kondisi ban yang optimal, sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan kenyamanan selama perjalanan mudik.












