PSPK – 16 Maret 2026 | Persija Jakarta hanya mampu mengumpulkan satu poin setelah imbang 1-1 melawan Dewa United pada pekan ke-25 Liga Super 2025/2026. Kegagalan eksekusi penalti di menit-menit akhir menjadi faktor utama yang menghalangi Macan Kemayoran meraih tiga poin.
Sejak peluit pertama, Dewa United menerapkan taktik low block yang rapat, membuat Persija kesulitan menembus pertahanan. Ketiadaan Allano dirasakan jelas, sehingga kreativitas lini depan berkurang. Pengganti yang diandalkan, Jean Mota, belum mampu menciptakan peluang berbahaya.
Pada babak pertama, Persija hampir memecah kebuntuan lewat tendangan sudut. Jean Mota mengirimkan bola ke dalam kotak, yang ditangkap oleh Sonny Stevens. Maxwell Souza memanfaatkan rebound dan mencetak gol pertama bagi Persija pada menit-menit akhir babak pertama, membawa keunggulan 1-0.
Di babak kedua, Dewa United meningkatkan serangan dan menyamakan kedudukan dalam sepuluh menit pertama melalui serangan balik cepat. Ricky Kambuaya mengirimkan umpan terobosan kepada Rafael Struick, yang tembakannya diblokir Carlos Eduardo, namun Alexis Messidoro mengambil bola bebas dan mengeksekusi gol ke gawang Persija, menjadikannya 1-1.
Pelatih Mauricio Souza melakukan pergantian dengan menarik Jordi Amat dan menurunkan Arlyansyah Abdulmanan untuk menambah daya serang. Pada menit ke-87, bek Dewa United, Damion Lowe, melakukan handball di dalam kotak penalti. VAR mengonfirmasi pelanggaran dan memberi penalti kepada Persija.
Maxwell Souza, yang ditunjuk menjadi eksekutor, menembak dengan arah yang mudah dibaca oleh Sonny Stevens. Kiper Dewa United menangkis bola tersebut, menghilangkan peluang emas Persija untuk mengamankan kemenangan. Skor tetap 1-1 hingga peluit akhir.
Kekalahan ini menambah beban Persija dalam perburuan gelar. Dengan 52 poin, mereka kini berada di belakang Borneo FC (54 poin) dan jauh di belakang pemimpin klasemen, Persib Bandung (58 poin).












