Project Seru Penuh Kejutan

F1 Batalkan Balapan April di Bahrain dan Arab Saudi karena Konflik Timur Tengah

March 15, 2026 • 0 Views
F1 Batalkan Balapan April di Bahrain dan Arab Saudi karena Konflik Timur Tengah
F1 Batalkan Balapan April di Bahrain dan Arab Saudi karena Konflik Timur Tengah

PSPK – 15 Maret 2026 | Organisasi Formula 1 resmi mengumumkan bahwa Grand Prix Bahrain dan Grand Prix Arab Saudi yang dijadwalkan pada bulan April 2024 tidak akan dilaksanakan. Keputusan ini diambil setelah situasi geopolitik di Timur Tengah semakin memanas, termasuk serangan udara dan ancaman terhadap jalur perdagangan utama.

Stefano Domenicali, CEO Formula 1, menyatakan bahwa meskipun keputusan ini sulit, keselamatan tim, pembalap, serta staf pendukung menjadi prioritas utama. Pernyataan serupa juga disampaikan oleh presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, yang menegaskan bahwa keputusan diambil setelah konsultasi mendalam dengan promoter lokal dan anggota FIA.

Balapan di Sakhir, Bahrain, yang seharusnya menjadi putaran keempat pada 12 April, serta balapan di Jeddah Corniche, Arab Saudi, pada akhir pekan berikutnya, keduanya merupakan perlombaan malam dengan lampu sorot. Kedua acara diperkirakan menyumbang pendapatan signifikan, masing‑masing sekitar US$45 juta untuk Bahrain dan angka yang lebih tinggi untuk Arab Saudi.

  • Kalender musim 2024 akan berkurang menjadi 22 balapan, turun dari rencana awal 24.
  • Balapan Formula 2, Formula 3, dan F1 Academy yang juga dijadwalkan di wilayah tersebut dibatalkan.
  • Pengiriman perlengkapan ke Bahrain memiliki batas waktu 20 Maret, yang kini tidak relevan.
  • Tim‑tim yang tengah berjuang, seperti Aston Martin, mendapatkan jeda lima minggu sebelum melaju ke seri selanjutnya di Miami.

Secara historis, Bahrain pernah mengalami pembatalan pada 2011 akibat kerusuhan sipil, sementara Arab Saudi sempat terancam pada 2022 setelah serangan drone Houthi di sekitar sirkuit Jeddah. Pada kedua kesempatan itu, balapan tetap dilangsungkan setelah jaminan keamanan diberikan.

Para pejabat olahraga menekankan harapan agar situasi di wilayah tersebut segera stabil, sehingga kedua sirkuit dapat kembali menjadi bagian penting dalam ekosistem balapan F1. Mereka juga menegaskan komitmen untuk kembali menggelar acara di Bahrain dan Arab Saudi secepat kondisi memungkinkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *