PSPK – 15 Maret 2026 | Jakarta – Timothy “Labrinth” McKenzie, pencipta soundtrack ikonik serial HBO Euphoria, mengungkapkan rasa muak terhadap industri hiburan melalui sebuah pernyataan di Instagram pada 13 Maret. Ia menyoroti ketidakpuasan terhadap label Columbia Records serta produksi serial tersebut, dan mengumumkan niatnya mundur dari proyek musik serial itu.
Dalam postingan tersebut, Labrinth menulis, “Aku muak dengan industri ini. Persetan Columbia. Persetan dua kali lipat untuk Euphoria. Aku cabut. Makasih dan selamat malam.” Pernyataan ini mengejutkan penggemar dan rekan musisi, termasuk Kesha yang memberikan dukungan moral melalui komentar pribadi.
Reaksi warganet pun beragam. Beberapa pengguna media sosial menyatakan bahwa Euphoria tidak akan sama tanpa sentuhan musik Labrinth, sementara yang lain memuji keberanian sang musisi untuk mengistirahatkan diri dari tekanan industri.
Labrinth dikenal sebagai otak di balik lagu-lagu seperti “Still Don’t Know My Name”, “Formula”, “Forever”, dan “I Never Felt So Alone”. Lagu “I Never Felt So Alone” bahkan menampilkan kolaborasi visual dengan Billie Eilish dan meraih nominasi Grammy. Selama dua musim pertama, karya musiknya menjadi elemen penting yang membentuk identitas estetika serial.
Awalnya, Labrinth dijadwalkan kembali berkontribusi pada musim ketiga Euphoria, bekerja sama dengan komposer legendaris Hans Zimmer. Namun, setelah pernyataan kemarahan tersebut, belum jelas sejauh mana partisipasinya dalam produksi musim baru. Zimmer sendiri menyatakan antusiasme untuk melanjutkan kolaborasi, menekankan bahwa musik Labrinth telah menjadi jiwa serial.
Pada awal tahun ini, Labrinth merilis album keempatnya, Cosmic Opera: Act I, menunjukkan bahwa ia tetap produktif di luar proyek televisi. Meskipun menutup diri sementara dari dunia Euphoria, ia tetap menjadi figur berpengaruh dalam musik kontemporer.
Penggemar kini menantikan bagaimana serial tersebut akan melanjutkan atmosfer musiknya tanpa kontribusi langsung Labrinth, sambil berharap sang musisi kembali ketika ia merasa siap.












