PSPK – 12 Maret 2026 | Jakarta, 11 Maret 2026 – Deretan nama baru yang menarik perhatian pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, semakin panjang menjelang FIFA Series 2026. Salah satu nama yang paling menonjol adalah Tim Geypens, bek kiri berusia 20 tahun yang kini memperkuat FC Emmen di Eerste Divisie, kasta kedua liga Belanda.
Latar Belakang Naturalitas dan Karier di Belanda
Geypens resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada 8 Februari 2025 di London, bersama rekan naturalisasi Ole Romeny dan Dion Markx. Proses naturalisasi berjalan mulus, dan pemain muda tersebut menyatakan kebahagiaannya dapat mengibarkan singa merah putih di panggung internasional.
Sejak bergabung dengan FC Emmen, Geypens telah menorehkan catatan penampilan yang cukup konsisten. Pada musim 2025/2026, ia mencatatkan 24 penampilan dengan total 1.026 menit bermain. Dari total tersebut, ia memulai 9 pertandingan sebagai starter dan masuk dari bangku cadangan sebanyak 15 kali. Statistik menyerangnya juga tidak dapat diabaikan: dua gol dan satu assist, yang masing‑masing tercipta dalam dua laga berbeda.
| Musim | Pertandingan | Menit | Starter | Pengganti | Gol | Assist |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 2025/2026 (Eerste Divisie) | 24 | 1.026 | 9 | 15 | 2 | 1 |
Jika menghitung seluruh kompetisi sejak ia bergabung dengan Emmen, total penampilan Geypens mencapai 41 laga, dengan koleksi gol dan assist yang sama.
Penempatan di Skema Taktik Timnas
John Herdman, yang mengadopsi formasi tiga bek sejak masa melatih Toronto FC, menyiapkan skuad dengan dua wingback dinamis. Formasi 3‑5‑2 atau 3‑4‑3 menuntut pemain bek kiri tidak hanya solid secara defensif, tetapi juga mampu naik menyerang dan menyediakan ruang bagi pemain sayap. Geypens, dengan tinggi 1,82‑1,83 m dan kemampuan menyerang yang terbukti melalui gol serta assist, cocok dengan profil “bek modern” yang diidam‑idamkan Herdman.
Daftar 41 pemain yang dipanggil untuk fase persiapan mencakup sepuluh kandidat yang dapat menempati posisi fullback atau wingback, termasuk Calvin Verdonk, Dean James, Sandy Walsh, serta Geypens. Persaingan ketat di lini sayap kiri menambah tekanan positif bagi Geypens untuk menunjukkan performa terbaiknya pada sesi latihan pusat.
Harapan dan Tantangan Menjelang FIFA Series 2026
FIFA Series 2026 akan digelar pada 27‑30 Maret 2026, dan Timnas Indonesia mengincar penampilan yang lebih kompetitif. Cedera pemain kunci seperti Miliano Jonathans yang mengalami ACL menambah beban pada pilihan pemain. Dalam konteks ini, kehadiran Geypens menjadi opsi strategis untuk menambah kedalaman di sisi kiri pertahanan sekaligus memberikan dimensi serangan ekstra.
Pelatih Herdman menyatakan bahwa pemanggilan Geypens bukan sekadar memberikan pengalaman debut, melainkan sebagai penilaian jangka panjang untuk menyiapkan generasi baru yang dapat bersaing di level Asia dan dunia.
Dengan statistik bermain yang solid, kemampuan menyerang yang terbukti, serta kesiapan mental setelah proses naturalisasi, Tim Geypens berada pada posisi yang menguntungkan untuk mengukir debutnya bersama Skuad Garuda. Penampilannya dalam laga persahabatan dan sesi latihan akan menjadi indikator utama apakah ia akan masuk dalam 23‑man final FIFA Series 2026.
Jika Geypens berhasil menembus skuad utama, ia tidak hanya menambah variasi taktik bagi Herdman, tetapi juga menjadi contoh sukses integrasi pemain naturalisasi dalam tim nasional Indonesia, membuka peluang bagi talenta lain yang berkarier di luar negeri.












