PSPK – 31 Mei 2026 | UNDIP Bagikan Pengalaman Zero Waste Management kepada Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam kunjungan benchmarking yang berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2025, menandai langkah signifikan dalam upaya transformasi hijau di dunia pendidikan tinggi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) UPT Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) Universitas Diponegoro (UNDIP) di Semarang, dan dihadiri oleh wakil rektor, badan pengelola usaha, serta tim pengelola waste management dari kedua institusi.
Tujuan dan Harapan Kunjungan Benchmarking
Tujuan utama kunjungan adalah memperluas penerapan Zero Waste Management di lingkungan kampus UNJ. Prof. Dr. Ari Saptono, Wakil Rektor Bagian Perencanaan Keuangan dan Sumber Daya UNJ, menyatakan, “Kita segera menerapkan Zero Waste Management dan memang itu menjadi permasalahan yang serius bagi institusi. Kami belajar bagaimana sampah bisa menjadi laboratorium dari berbagai fakultas dan menciptakan ketahanan pangan.”
Rangkaian Kegiatan di TPST UNDIP
Selama berada di UNDIP, delegasi UNJ diberikan materi mendalam tentang pengelolaan sampah, pembuatan kompos, serta demonstrasi fasilitas alat pengelolaan sampah modern. Tur praktis meliputi kunjungan ke Kandang Ayam (Kedu Farm), rumah maggot, dan unit pengolahan sampah organik. Di samping itu, tim UNJ disuguhkan inovasi pembuatan ayam kampus yang dikembangkan bersama Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) UNDIP, sebuah contoh nyata sinergi antara pertanian dan manajemen limbah.
Inovasi Zero Waste yang Menjadi Sorotan
- Wisata Sampah K3L: UNDIP berambisi mengubah area pengumpulan sampah menjadi destinasi edukatif bagi anak-anak dan mahasiswa. “Indikator keberhasilan adalah ketika anak kecil mau main ke kawasan sampah (K3L), maka itu berhasil,” ujar Dr. Warsito Kawedar, Wakil Rektor Perencanaan, Keuangan, Aset, Bisnis, Kerumahtanggaan.
- Ketahanan Pangan dari Limbah: Proses pengomposan sampah organik dipadukan dengan budidaya maggot dan peternakan ayam, menghasilkan pakan ternak serta pupuk organik yang mendukung produksi pangan lokal.
- Kolaborasi Penelitian: TPST K3L menjadi laboratorium penelitian tri dharma UNDIP, memungkinkan mahasiswa dan dosen melakukan riset terapan pada pengelolaan limbah dan inovasi pertanian.
Dampak dan Prospek Kedepannya
Transfer pengetahuan ini diharapkan dapat mempercepat implementasi program zero waste di UNJ, sekaligus menumbuhkan budaya sadar lingkungan di kalangan mahasiswa. Kedua universitas sepakat untuk menjalin kerja sama jangka panjang, termasuk pertukaran mahasiswa, pelatihan staf, dan publikasi hasil riset bersama. Selain manfaat lingkungan, kolaborasi ini juga membuka peluang ekonomi sirkular, seperti penjualan kompos, pakan maggot, dan produk peternakan kampus.
Kesimpulan
Dengan UNDIP Bagikan Pengalaman Zero Waste Management kepada Universitas Negeri Jakarta, tercipta momentum penting bagi pendidikan tinggi Indonesia untuk berperan aktif dalam solusi krisis lingkungan. Keberhasilan program di UNDIP menjadi model yang dapat diadaptasi oleh institusi lain, menjanjikan masa depan kampus yang lebih bersih, mandiri, dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.










