PSPK – 22 April 2026 | Untuk merayakan Hari Kartini, Kemenekraf bersama KAI menggandeng seniman muda Erika Richardo dalam proyek kolaboratif yang mengubah kereta relasi Jakarta‑Surabaya menjadi galeri seni keliling.
Kereta-kereta tersebut dilapisi lukisan dan ilustrasi khas Erika, menjadikan setiap gerbong ruang pamer yang dapat dinikmati penumpang dalam perjalanan sehari‑hari.
Tujuan dan Makna
Proyek ini bertujuan menampilkan semangat Kartini lewat kreativitas visual, sekaligus memperluas jangkauan karya Intellectual Property (IP) lokal kepada publik luas. Dengan memilih jalur dengan mobilitas tinggi, seni dapat menemui lebih banyak orang.
Peran Pihak‑Pihak Terkait
- KAI: Menyediakan media kereta sebagai kanvas bergerak dengan jaringan nasional.
- Kemenekraf: Menggerakkan kebijakan dukungan bagi kreator dan memfasilitasi kolaborasi lintas sektor.
- Erika Richardo: Menghadirkan interpretasi visual yang segar dan menggugah.
Karakter IP Lokal yang Ditampilkan
- Starla (Sekuya)
- Miyu (Halomiyu)
- Ripple
- Dripsy
Wamen Ekraf Irene Umar menegaskan komitmen pemerintah untuk membuka ruang bagi talenta kreatif, sementara Atih Nurhayati, Direktur SDM dan Kelembagaan KAI, menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan transformasi perusahaan menuju pengalaman perjalanan yang lebih bermakna.
Erika Richardo berharap karya ini dapat menghubungkan seni dengan kehidupan sehari‑hari penumpang, sehingga rasa kebangsaan dan kreativitas Indonesia terasa lebih dekat.
Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bahwa pemerintah, industri, dan kreator dapat bersinergi menghasilkan proyek yang tidak hanya estetis tetapi juga meningkatkan apresiasi publik terhadap seni dan IP lokal.












