PSPK – 19 April 2026 | Jakarta – industri film Indonesia kembali diselimuti duka setelah sutradara Nayato Fio Nuala meninggal pada Sabtu, 18 April 2026, usia 58 tahun. Jenazahnya disemayamkan di Rumah Duka Boen Tek Bio Karawaci Ilir, Tangerang, Banten.
Kabar ini diumumkan oleh Raffi Ahmad lewat unggahan media sosialnya, di mana ia menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam dan mengingat kembali kontribusi besar sang sutradara bagi perjalanan kariernya.
Mengenang Jasa Nayato dalam Karier Raffi Ahmad
Raffi pertama kali bertemu Nayato ketika ia berusia 13 tahun pada tahun 2000. Saat itu, Nayato menjadi mentor pertama yang memperkenalkannya pada dunia sinetron dan film, membuka pintu bagi masuknya ia ke industri hiburan.
“Salah satu orang yang sangat berjasa dalam perjalanan hidup saya,” tulis Raffi dalam catatannya. Ia menambahkan bahwa Nayato tidak hanya memberi peluang, tetapi juga memberikan makna dan bimbingan yang terus dikenang hingga kini.
Harapan dan Doa untuk Almarhum
Di akhir pesan, Raffi mengucapkan terima kasih atas semua pelajaran, bimbingan, dan kepercayaan yang pernah diberikan. Ia berharap almarhum ditempatkan di sisi-Nya, diampuni segala dosa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.
Ucapan Duka dari Rekan Sejawat
Berbagai rekan artis turut menyampaikan belasungkawa, antara lain Ayushita, Melly Goeslaw, Meisya Siregar, dan Andhika Pratama, yang masing-masing menuliskan kata perpisahan dan doa.
Profil Singkat Nayato Fio Nuala
Nayato Fio Nuala, lahir di Bireuen, Aceh pada 20 Februari 1968, juga dikenal dengan alias Koya Pagayo. Ia pernah meraih penghargaan Sutradara Terbaik pada Festival Film Indonesia 2006 berkat film “Ekskul”. Dua proyek kolaborasinya dengan Raffi meliputi “Ada Hantu di Sekolah” (2004) dan “Me Vs. High Heels” (2005), yang kini dapat ditonton lewat platform streaming.












