PSPK – 14 April 2026 | OpenText, perusahaan asal Kanada yang berfokus pada manajemen informasi aman berbasis AI, mengumumkan kolaborasinya dengan Amazon Web Services (AWS) untuk menyediakan solusi data perusahaan di AWS European Sovereign Cloud. Cloud kedaulatan ini dirancang khusus bagi wilayah Eropa, memberikan kontrol penuh atas lokasi penyimpanan data dan kepatuhan terhadap regulasi regional.
Melalui penawaran ini, beberapa produk unggulan OpenText akan tersedia di lingkungan cloud baru tersebut, antara lain OpenText Content Management, OpenText Documentum Content Management, OpenText Core Application Security, serta OpenText Core Service Management. Semua layanan ini akan tetap mengusung standar keamanan, ketersediaan, dan performa yang diharapkan pelanggan AWS.
Keuntungan utama bagi pelanggan di Eropa meliputi:
- Fleksibilitas memanfaatkan infrastruktur AWS lengkap sambil memastikan data sensitif tetap berada di dalam Uni Eropa.
- Kepatuhan terhadap persyaratan otonomi operasional dan residensi data yang ketat.
- Akses ke fitur-fitur AWS seperti API, arsitektur familiar, dan inovasi seperti AWS Nitro System.
Shannon Bell, Chief Digital Officer sekaligus Chief Information Officer OpenText, menegaskan bahwa solusi OpenText telah lama dipercaya di sektor-sektor yang paling diatur, termasuk implementasi yang telah disetujui FedRAMP, dinilai IRAP, dan selaras dengan Protected B. Dengan kehadiran di AWS European Sovereign Cloud, OpenText berharap dapat memberikan kepercayaan lebih kepada pelanggan untuk berinovasi tanpa mengorbankan kontrol data.
AWS European Sovereign Cloud beroperasi secara independen dari region AWS konvensional, dengan infrastruktur yang sepenuhnya terletak di dalam Uni Eropa. Layanan ini menawarkan kontrol teknis yang kuat, jaminan kedaulatan, dan perlindungan hukum yang sesuai dengan kebutuhan pemerintah dan perusahaan Eropa.
Ekspansi ini memperkuat posisi OpenText di pasar Eropa yang terus berkembang, sekaligus menegaskan komitmen bersama AWS untuk menyediakan solusi cloud yang aman, handal, dan berorientasi pada kebutuhan regulasi regional.












