PSPK – 12 April 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pesan kepada calon penerus kepemimpinan Persatuan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada pembukaan Musyawarah Nasional ke‑XVI yang digelar di Jakarta International Convention Center, Senayan, pada Sabtu, 11 April 2026.
Prabowo menegaskan bahwa meskipun ia telah memimpin IPSI selama lima periode, ia tidak akan mencalonkan diri kembali karena fokus pada tugas kenegaraan. Namun, ia berjanji akan terus memberikan dukungan moral dan material kepada organisasi.
“Banyak tugas PB IPSI ke depan. Saya minta maaf belum berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade. Saya yakin pengganti saya nanti akan berhasil mengantarkannya ke panggung Olimpiade,” ujar Prabowo.
Presiden menyoroti prestasi atlet pencak silat Indonesia dalam kompetisi internasional, antara lain:
- Ratusan medali emas, perak, dan perunggu dari Kejuaraan Dunia, Asian Games, dan SEA Games selama beberapa dekade terakhir.
- Penghargaan atas kontribusi seni bela diri tradisional Indonesia dalam mempromosikan nilai budaya bangsa.
Ia menambahkan bahwa tujuan utama tetap menjaga kemurnian ilmu pencak silat. “Jika ilmunya murni, kekuatannya akan tetap terjaga,” tegasnya, sambil mengingatkan agar tidak terjebak pada obsesi semata.
Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama menjabat, dan menegaskan komitmen untuk terus menjadi “pendekar” sampai napas terakhir, baik dengan atau tanpa jabatan resmi.
Harapan besar kini berada di pundak ketua IPSI yang akan datang, yang diharapkan dapat menyusun strategi jangka panjang, memperkuat infrastruktur pelatihan, serta meningkatkan partisipasi internasional agar pencak silat dapat terdaftar sebagai cabang olahraga resmi pada Olimpiade mendatang.












