PSPK – 12 April 2026 | Son Moix menjadi saksi pertarungan sengit pada Minggu, 12 April 2026, ketika RCD Mallorca menumpangi lapangan melawan RCD Espanyol dalam laga pekan ke-31 LaLiga. Kedua tim berada di ambang zona degradasi, namun Mallorca berhasil meraih tiga poin penting berkat gol penentu dari Vedat Muriqi, sementara Espanyol terus terpuruk dalam rentetan hasil negatif yang kini mencapai 13 pertandingan tanpa kemenangan.
Latar Belakang Kedua Tim
Mallorca, yang dipimpin oleh pelatih asal Argentina Martín Demichelis, baru saja mengukir kemenangan dramatis atas Real Madrid di pertandingan sebelumnya. Kemenangan itu mengangkat mereka keluar dari zona merah dan menambah kepercayaan diri menjelang laga melawan Espanyol. Sebaliknya, Espanyol yang dipandu Manolo González masih berjuang keras untuk menghentikan kemerosotan. Tim perantau ini belum mencatat kemenangan sejak Desember 2025 dan berada di peringkat ke-10 dengan hanya 38 poin.
Performa Terkini Mallorca
Sejak kedatangan Demichelis, Mallorca telah mengumpulkan tujuh poin dari dua belas yang tersedia, termasuk kemenangan penting melawan Real Madrid. Vedat Muriqi menjadi ujung tombak serangan dengan 19 gol dalam 29 penampilan, menjadikannya penyerang teratas kedua di klasemen LaLiga setelah Kylian Mbappé. Selain mencetak gol, Muriqi juga berperan sebagai playmaker, membantu menciptakan peluang bagi rekan satu timnya.
Espanyol dalam Krisis
Espanyol berada dalam masa sulit. Setelah kekalahan tipis 1-2 melawan Barcelona pada 31 Mei 2025, mereka tak mampu menemukan kembali ritme kemenangan. Kekalahan 0-2 melawan Barcelona dalam derbi terbaru menambah beban mental. Statistik tim menunjukkan hanya satu kemenangan di lima pertemuan terakhir melawan Barcelona, sementara 13 laga beruntun tanpa kemenangan menempatkan mereka di posisi rawan turun.
Jalan Cerita Pertandingan
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Mallorca menekan sejak menit pertama, memanfaatkan kecepatan sayap dan akurasi umpan tengah. Pada menit ke-23, Muriqi memanfaatkan umpan silang dari tengah lapangan, mengirimkan bola ke sudut kotak penalti dan menegakkan kepala ke gawang, mencetak gol pembuka bagi tim tuan rumah.
Espanyol mencoba bangkit dengan menyerang melalui sayap kanan, namun pertahanan Mallorca yang disiplin berhasil menutup ruang. Pada menit ke-38, Espanyol mendapat peluang penalti setelah pelanggaran di dalam kotak penalti, namun kiper Mallorca, Joan García, melakukan penyelamatan dramatis, menahan hasil tetap 1-0.
Memasuki babak kedua, Espanyol meningkatkan intensitas, tetapi Mallorca tetap menahan serangan dengan formasi 4-3-3 yang seimbang. Pada menit ke-67, Muriqi kembali menunjukkan kelasnya. Setelah menerima umpan panjang dari Vedat Muriqi (the same? actually from a midfielder), ia menembak dari luar kotak penalti, memperbesar selisih menjadi 2-0.
Espanyol hanya mampu meredam tekanan dan mencetak satu gol balasan pada menit ke-82 melalui Pol Lozano, namun selisih dua gol tetap membuat mereka tak mampu mengubah hasil akhir. Pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk Mallorca.
Statistik Kunci
| Tim | Penguasaan Bola | Tembakan | Tembakan Tepat Sasaran | Kartu Kuning |
|---|---|---|---|---|
| Mallorca | 58% | 12 | 7 | 2 |
| Espanyol | 42% | 8 | 3 | 3 |
Reaksi Pelatih dan Pemain
Demichelis mengungkapkan kebahagiaan atas kemenangan yang “memberi energi baru” bagi skuadnya. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam beberapa laga terakhir untuk memastikan keamanan di zona aman. Sementara itu, Manolo González mengakui bahwa timnya “terlalu banyak kehilangan fokus” dan berjanji akan memperbaiki pertahanan serta meningkatkan keberanian dalam menyerang.
Vedat Muriqi, yang menjadi pahlawan malam itu, menyatakan rasa terima kasihnya kepada pendukung Mallorca. “Saya hanya melakukan apa yang diminta, dan dukungan kalian membuat saya percaya diri untuk mencetak gol,” ujar Muriqi dalam wawancara pasca-pertandingan.
Masa Depan Kedua Klub
Dengan tiga poin tambahan, Mallorca naik ke posisi ke-12 dengan 44 poin, menjauhkan diri dari zona degradasi dan menyiapkan diri untuk tantangan akhir musim. Mereka kini menargetkan setidaknya satu poin tambahan di setiap laga berikutnya untuk memastikan tempat di LaLiga.
Espanyol, di sisi lain, harus berjuang keras untuk menghentikan kemerosotan. Manajer González menyiapkan formasi lebih ofensif dan berharap pemain muda seperti Lamine Yamal dapat memberikan dampak positif. Namun, tanpa perbaikan signifikan, risiko turun ke Segunda División tetap mengintai.
Pertarungan di Son Moix menunjukkan betapa pentingnya setiap poin pada tahap akhir musim. Mallorca berhasil memanfaatkan peluang, sementara Espanyol masih harus mencari cara mengakhiri derita mereka di papan tengah.












