PSPK – 11 April 2026 | Google memperkenalkan solusi ekonomis bagi pemilik laptop lama dengan merilis flashdisk khusus yang berisi sistem operasi ChromeOS Flex. Produk ini dipasarkan bersama mitra rekondisi perangkat teknologi, Back Market, dan ditujukan untuk memperpanjang usia pakai laptop yang sudah tidak lagi mendapat dukungan pembaruan sistem operasi utama, seperti Windows 10.
Flashdisk berisi ChromeOS Flex dapat langsung dicolokkan ke laptop, kemudian dilakukan proses booting untuk memulai instalasi. Sistem operasi ini dirancang ringan, hemat energi, dan cocok untuk aktivitas dasar seperti menjelajah web, menulis dokumen, serta mengakses aplikasi berbasis cloud.
Berikut beberapa keunggulan utama paket flashdisk ini:
- Harga terjangkau, sekitar USD 3 atau setara Rp48.000‑Rp50.000.
- Instalasi cepat tanpa memerlukan keahlian teknis tinggi.
- ChromeOS Flex tersedia secara gratis; biaya yang dibayar hanya untuk media fisik dan panduan instalasi.
- Mengurangi kebutuhan membeli laptop baru, sehingga menurunkan limbah elektronik.
- Mengoptimalkan performa laptop lama dengan konsumsi daya yang lebih rendah.
Meskipun solusi ini menarik, tidak semua laptop dapat menjalankan ChromeOS Flex secara optimal. Google menyediakan daftar perangkat yang telah tersertifikasi kompatibel, sehingga pengguna disarankan memeriksa kecocokan sebelum membeli flashdisk.
Sejak diluncurkan, paket USB ini cepat habis terjual di situs Back Market, menandakan tingginya minat pasar terhadap alternatif murah untuk memperpanjang usia perangkat. Dengan proses instalasi yang sederhana dan biaya yang minimal, flashdisk ChromeOS Flex menjadi pilihan praktis bagi mereka yang ingin tetap produktif tanpa harus beralih ke perangkat baru.












