PSPK – 05 Maret 2026 | Jakarta, 5 Maret 2026 – Vissel Kobe berhasil menorehkan kemenangan tipis 1-0 melawan FC Seoul dalam laga leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Elite pada Rabu (4 Maret). Gol tunggal dicetak oleh bek asal Brasil, Matheus Thuler, yang menanduk bola ke dalam gawang pada menit ke-23. Kemenangan ini memberi Kobe keunggulan satu gol menjelang leg kedua yang dijadwalkan di Seoul.
Sejak peluit awal, kedua tim menunjukkan intensitas tinggi. FC Seoul, yang dipimpin pelatih Kim Ki-dong, berusaha mengendalikan tempo melalui serangan sayap cepat dan tekanan di tengah. Namun, serangan mereka terhambat oleh pertahanan Vissel Kobe yang disiplin serta aksi kunci Thuler yang memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan.
Sorotan Pertandingan
- Gol Penentu: Matheus Thuler, yang biasanya berperan sebagai bek tengah, muncul sebagai penyerang dadakan. Pada menit ke-23, ia melompat lebih tinggi dari bek lawan dan mengarahkan kepala ke sudut kanan gawang, memecah kebuntuan.
- Kesempatan Gagal Seoul: Pada babak kedua, Leonardo Ruiz mendapatkan peluang penalti setelah terjatuh di dalam kotak penalti. Sayangnya, tembakan penalti tersebut meleset, menambah frustrasi bagi FC Seoul.
- Komentar Pelatih: “Saya agak kecewa karena tidak menang, tetapi kami menunjukkan perjuangan. Babak 16 belum berakhir dan saya yakin kami akan menang di laga berikutnya,” ujar Kim Ki-dong pasca pertandingan.
Selain pertandingan ini, babak 16 besar Asia Champions League juga menyuguhkan beberapa hasil menarik. Di zona timur, Johor Darul Ta’zim (JDT) mengalahkan Sanfrecce Hiroshima 3-1 meski tim Jepang harus bermain dengan 10 orang setelah Kim Ju-sung menerima kartu merah pada menit ke-26. Gol-gol JDT datang dari Ager Aketxe, Bergson da Silva, dan Marcos Guilherme, sementara Hiroshima menambah satu gol lewat gol bunuh diri Nene pada menit akhir.
Di pertandingan lain, Melbourne City dari Australia mengamankan hasil imbang 1-1 melawan Buriram United berkat gol penyeimbang Benjamin Mazzeo pada waktu tambahan. Sementara itu, Gangwon FC dan Machida Zelvia berakhir imbang 0-0, menambah daftar hasil yang belum menentukan.
Jadwal selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh situasi geopolitik di Timur Tengah. Semua pertandingan zona barat yang dijadwalkan pada minggu ini dan minggu depan ditunda setelah serangan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. AFC menyatakan bahwa putaran perempat final, semifinal, dan final akan dilaksanakan secara terpusat di Jeddah, Arab Saudi, mulai 16 hingga 25 April, namun belum ada kepastian kapan zona barat dapat melanjutkan kompetisi mereka.
Leg kedua antara Vissel Kobe dan FC Seoul dijadwalkan berlangsung di Seoul pada akhir pekan mendatang. Dengan keunggulan satu gol, Kobe berharap dapat menahan serangan balik Seoul dan memperpanjang keunggulan mereka ke babak berikutnya. Sementara Seoul, yang masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan, kemungkinan akan menyesuaikan taktik dengan menekan lebih agresif dan memanfaatkan kecepatan sayap mereka.
Para analis menilai bahwa hasil tipis ini mencerminkan keseimbangan kualitas antara liga K-League dan J-League. Vissel Kobe, yang berlatih di bawah asuhan Michael Skibbe, menunjukkan kedisiplinan taktis yang kuat, sementara FC Seoul masih mencari cara untuk meningkatkan efektivitas serangan mereka di kompetisi internasional.
Dengan persaingan semakin ketat, penggemar sepak bola Asia di seluruh dunia menantikan babak selanjutnya. Keberhasilan Vissel Kobe di leg pertama memberi mereka momentum, namun tantangan di Seoul diprediksi akan jauh lebih berat. Semua mata kini tertuju pada strategi kedua pelatih, kemampuan pemain kunci, dan kemungkinan perubahan taktik menjelang laga penentuan.
Jika Vissel Kobe mampu mempertahankan keunggulan mereka, mereka berpeluang melaju ke perempat final yang akan digelar di Jeddah, mempertemukan mereka dengan tim-tim kuat dari zona barat yang masih menunggu penjadwalan ulang. Sementara itu, FC Seoul harus merespon dengan cepat untuk menghindari eliminasi dini dalam kompetisi bergengsi ini.












