PSPK – 05 Maret 2026 | Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) tengah menyelesaikan keputusan akhir mengenai lokasi pertandingan Finalissima yang dijadwalkan pada 27 Maret antara juara Euro 2024, Spanyol, dan juara Copa América, Argentina.
Pertandingan awalnya direncanakan berlangsung di Stadion Lusail, Doha, Qatar. Namun, setelah serangan militer di Timur Tengah meningkatkan ketegangan keamanan, Asosiasi Sepak Bola Qatar menunda turnamen sepak bola tanpa batas waktu, menimbulkan keraguan besar terhadap kelayakan Doha sebagai tuan rumah.
Dalam rapat-rapat intensif yang dijadwalkan selesai sebelum batas waktu pada hari Kamis, London muncul sebagai alternatif paling kuat. Stadion Wembley, yang pernah menyelenggarakan edisi Finalissima 2022, serta venue lain di ibu kota Inggris, siap menjadi pilihan darurat bila Doha tidak dapat dipakai.
- Wembley Stadium – Kapasitas lebih dari 90 ribu penonton, infrastruktur kelas dunia, dan pengalaman menyelenggarakan event internasional.
- Stadion lain di London – Seperti Tottenham Hotspur Stadium atau London Stadium, yang juga memenuhi standar FIFA.
- Maroko – Ditawarkan sebagai tuan rumah netral, namun RFEF menolak demi menghindari komplikasi terkait persiapan Piala Dunia 2030 bersama Maroko dan Portugal.
- Miami, Amerika Serikat – Dinyatakan sebagai opsi karena keberadaan Lionel Messi di Inter Miami, namun venue Hard Rock Stadium sibuk dengan turnamen tenis Miami Open pada tanggal yang sama.
RFEF menekankan pentingnya menyelesaikan urusan ini segera karena jeda internasional bulan Maret menjadi persiapan krusial menjelang Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. “Prioritas utama kami adalah memastikan pemain dapat bertanding dalam kondisi aman dan kompetitif, tanpa mengorbankan jadwal internasional terakhir sebelum Piala Dunia,” ujar pelatih Spanyol Luis de la Fuente kepada Radio Publik Spanyol (RNE).
Jika London dipilih, penyelenggaraan akan membutuhkan koordinasi cepat antara RFEF, AFA, UEFA, CONMEBOL, FIFA, serta otoritas lokal Inggris. Semua pihak diharapkan dapat menyetujui perubahan lokasi sebelum pertandingan berlangsung, mengingat Spanyol juga dijadwalkan melawan Mesir tiga hari setelah Finalissima.
Keputusan akhir masih menanti konfirmasi resmi. Namun, indikasi kuat bahwa Doha tidak lagi menjadi pilihan utama menempatkan London dalam posisi strategis sebagai tuan rumah alternatif yang paling siap.












