Project Seru Penuh Kejutan

Kebanyakan Screen Time Bisa Bikin Anak Telat Ngomong, Serius!

April 3, 2026 • 0 Views
Kebanyakan Screen Time Bisa Bikin Anak Telat Ngomong, Serius!
Kebanyakan Screen Time Bisa Bikin Anak Telat Ngomong, Serius!

PSPK – 03 April 2026 | Memberikan gadget kepada anak untuk menenangkan diri memang menjadi kebiasaan banyak orang tua. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa paparan layar yang berlebihan sejak usia dini dapat menghambat perkembangan bahasa dan kemampuan sosial anak.

Dokter spesialis saraf anak, dr. Rafat Trivedi, menekankan bahwa bukan sekadar durasi menatap layar yang menjadi masalah, melainkan frekuensi dan usia ketika gadget pertama kali dikenalkan. Pada usia dua hingga tiga tahun, anak sangat membutuhkan interaksi tatap muka untuk belajar meniru suara, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh.

Jika anak terlalu banyak menghabiskan waktu dengan gadget, momen-momen penting belajar melalui percakapan langsung dapat terlewat. Akibatnya, anak berisiko mengalami keterlambatan bicara serta kesulitan dalam berkomunikasi sosial.

Berita baiknya, kondisi ini biasanya dapat diperbaiki. Dr. Trivedi melaporkan bahwa anak yang mengalami keterlambatan akibat penggunaan layar berlebih menunjukkan perkembangan yang signifikan setelah waktu layar dikurangi dan interaksi dengan orang tua ditingkatkan.

Berikut adalah rekomendasi praktis untuk mengatur penggunaan gadget pada anak:

  • Hindari screen time pada anak di bawah dua tahun, kecuali untuk panggilan video dengan keluarga.
  • Untuk anak berusia dua tahun ke atas, batasi penggunaan gadget tidak lebih dari satu jam per hari.
  • Pilih konten yang edukatif dan sesuai usia, serta gunakan perangkat dengan layar lebih besar seperti tablet, bukan smartphone.
  • Selalu awasi anak saat menonton, jangan biarkan mereka menatap layar secara otomatis.
  • Sisihkan waktu setiap hari untuk berbicara, membaca buku, atau bermain bersama tanpa gadget.
  • Berikan aktivitas fisik dan interaktif seperti bercerita, bermain peran, atau bermain di luar ruangan.

Penting untuk diingat bahwa gadget tidak boleh menggantikan peran orang tua dalam memberikan perhatian dan interaksi langsung. Kehadiran nyata orang tua tetap menjadi faktor utama dalam mendukung perkembangan bahasa dan sosial anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *