Project Seru Penuh Kejutan

Marshel Widianto Batasi Pekerjaan Usai Operasi Besar dan Dua Bulan Dirawat di Rumah Sakit

April 2, 2026 • 0 Views
Marshel Widianto Batasi Pekerjaan Usai Operasi Besar dan Dua Bulan Dirawat di Rumah Sakit
Marshel Widianto Batasi Pekerjaan Usai Operasi Besar dan Dua Bulan Dirawat di Rumah Sakit

PSPK – 02 April 2026 | Komika dan presenter Marshel Widianto menghabiskan dua bulan penuh di rumah sakit setelah serangkaian komplikasi kesehatan yang mengancam nyawanya. Pada awal April 2026, Marshel mengungkapkan kondisi kritisnya akibat kombinasi penyakit GERD, amandel yang hampir menutup total, serta sinusitis berat. Keterbatasan pernapasan yang ekstrim memaksanya menjalani operasi besar yang memakan waktu lima jam.

Masa Perawatan di Rumah Sakit

Menurut keterangan yang diberikan secara langsung di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Marshel dan istrinya, Yansen Indiani alias Cesen (mantan anggota JKT48), bergiliran dirawat di rumah sakit selama sekitar dua bulan. “Benar‑benar dua bulan kami full di rumah sakit. Awalnya istri saya, habis itu saya. Tidak keluar sama sekali,” ujar Marshel saat ditemui.

Selama periode itu, Marshel mengaku hampir tidak pernah menolak pekerjaan yang masuk, sehingga tubuhnya kelelahan. “Dulu saya kerja dari pagi sampai pagi, sampai masih bisa melek saja kerja,” katanya. Tekanan kerja yang terus‑menerus akhirnya membuatnya tumbang karena kelelahan berlebih.

Komplikasi Kesehatan yang Muncul

Masalah kesehatan yang dialami tidak hanya satu. Marshel menyebut tiga penyakit sekaligus menyerang tubuhnya: gastro‑esophageal reflux disease (GERD), amandel yang hampir menutup jalur napas, serta sinusitis yang mengganggu pernapasan. Kombinasi ini membuatnya kebingungan memilih jalur napas: “Lewat mulut tidak bisa, lewat hidung juga tidak bisa,” keluhnya.

Serangan GERD semakin parah ketika asam lambung tidak dapat keluar karena amandel menutup hampir total. Hal ini menyebabkan rasa sakit hebat dan sesak napas, terutama ketika ia berada di dalam mobil bersama istrinya sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Operasi Besar dan Pemulihan

Dokter memutuskan untuk melakukan operasi sinus sekaligus amandel sebagai tindakan penyelamatan. Proses operasi berlangsung kurang lebih lima jam, dan Marshel sempat berseloroh di tengah situasi kritis: “Gue nyaris lewat, untung balik lagi ke bumi.” Setelah operasi, ia melaporkan perbaikan signifikan pada pernapasan dan kualitas tidur. “Sekarang napas sudah plong, tidur tidak ngorok lagi,” ujarnya.

Istri Marshel, Cesen, mengaku terharu hingga meneteskan air mata saat melihat suaminya kritis di ruang pemulihan. “Itu pertama kalinya aku lihat dia menangis. Aku takut kehilangan dia,” kata Cesen.

Langkah Baru dalam Mengatur Karier

Pengalaman hampir kehilangan nyawa membuat Marshel memutuskan perubahan signifikan dalam pola kerja. Ia kini membatasi waktu kerja, menolak pekerjaan yang tidak esensial, dan lebih menekankan pada keseimbangan antara karier dan kesehatan. “Sekarang saya menyeleksi pekerjaan demi memperhatikan kondisi fisik. Kalau dulu dari pagi ke pagi saya ambil semua, sekarang saya pilih yang penting saja,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa keputusan ini memberi ruang lebih banyak untuk kebersamaan dengan keluarga, sesuatu yang sebelumnya sangat terbatas. “Dulu saya benar‑benar kerja terus, waktu bersama anak‑anak dan istri sangat sedikit. Sekarang kami bisa ngobrol dari hati ke hati,” ujar Marshel.

Reaksi Keluarga dan Penggemar

Keluarga Marshel memberikan dukungan penuh. Anak‑anaknya yang masih kecil kini dapat melihat ayahnya lebih sering, dan istri serta anak‑anaknya merasa lebih tenang karena kondisi kesehatan ayah mereka membaik.

Penggemar dan rekan sejawat di industri hiburan juga menyampaikan rasa prihatin serta dukungan moral melalui media sosial. Banyak yang mengapresiasi keputusan Marshel untuk lebih memperhatikan kesehatan, mengingat beban kerja yang biasanya tinggi di kalangan komika dan presenter.

Secara keseluruhan, pengalaman dua bulan dirawat, operasi besar, dan pemulihan yang berkelanjutan menjadi titik balik penting bagi Marshel Widianto. Ia kini menapaki jalan baru yang lebih berimbang, mengutamakan kesehatan tanpa mengesampingkan karier.

Dengan kondisi yang kini membaik, Marshel berharap dapat kembali tampil di panggung dengan energi yang lebih baik, sekaligus menjadi contoh bagi sesama profesional hiburan untuk tidak mengabaikan tanda‑tanda kelelahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *