PSPK – 04 Maret 2026 | Sandara Park, mantan anggota grup K‑pop 2NE1, pada Rabu (4 Maret 2026) secara terbuka menolak tuduhan penggunaan narkoba yang dilontarkan oleh mantan rekan grupnya, Park Bom. Dalam sebuah unggahan di akun media sosialnya, ia menulis, “Saya tidak pernah menggunakan narkoba. Saya mendoakan yang terbaik untuknya.”
Tuduhan tersebut muncul setelah Park Bom memposting pesan yang menyiratkan kekecewaan atas kontroversi narkoba yang pernah melingkupinya pada tahun 2010. Pada saat itu, Park Bom sempat diperiksa karena dikirimkan obat Adderall ke Korea. Ia kemudian menjelaskan bahwa obat tersebut diresepkan untuk mengobati ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder), dan jaksa memutuskan tidak mendakwa.
Namun, dalam postingan terbarunya, Park Bom menuduh bahwa “Park Sandara tertangkap basah membawa narkoba dan Park Bom dijadikan pecandu narkoba untuk menutupinya.” Tuduhan ini langsung menuai reaksi panas dari netizen dan para penggemar, yang menuntut klarifikasi dari Sandara.
Sumber yang dekat dengan Sandara Park kepada Xportsnews menegaskan bahwa klaim tersebut “tidak berdasar” dan menambahkan bahwa penyanyi tersebut kini lebih memikirkan kesehatan Park Bom.
Menanggapi, Sandara Park tidak lagi mengandalkan perantara. Ia langsung menulis di akun pribadinya, menegaskan ketidakbersalahannya serta menyampaikan harapan agar Park Bom dapat melewati masa sulitnya.
Kasus ini menambah deretan kontroversi yang pernah melibatkan para anggota 2NE1, meski kini masing‑masing meniti karier solo di bidang musik, akting, maupun bisnis. Penggemar berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara damai tanpa menimbulkan keretakan lebih lanjut di antara para mantan anggota grup.












