PSPK – 07 Maret 2026 | Ketika Real Madrid bersiap menyambut Manchester City dalam laga berbahaya fase 16 besar Liga Champions, sorotan utama tidak hanya terletak pada taktik pelatih Thomas Tuchel, melainkan pada krisis cedera yang melanda dua bintang utama Los Blancos: Kylian Mbappé dan Jude Bellingham. Kedua pemain berada di ambang kebugaran, namun keduanya masih diragukan untuk tampil dalam leg pertama di Santiago Bernabéu pada 12 Maret.
Cedera Kunci Mengancam Formasi Real Madrid
Menurut laporan La Liga, Bellingham belum kembali sejak mengalami cedera otot hamstring pada 1 Februari dalam kemenangan 2-1 melawan Rayo Vallecano. Pemain berusia 22 tahun tersebut telah menjalani pemeriksaan lanjutan di London bersama dokter tim medis Madrid, Dr. Niko Mihic, namun perkiraan pemulihannya masih berada pada rentang enam hingga delapan minggu. Sementara itu, Mbappé, yang telah mencatat 38 gol dan enam assist dalam 33 penampilan musim ini, tengah berjuang melawan sprain lutut kiri yang pertama kali terasa pada Desember lalu. Kedua pemain melakukan kunjungan ke spesialis masing-masing di Paris dan London, dan kepastian kedatangan mereka kembali ke Madrid pada akhir pekan masih belum jelas.
Kondisi ini menimbulkan dilema bagi Tuchel, yang harus menyiapkan line‑up tanpa kehadiran penyerang cepat dan gelandang serba bisa tersebut. Pilihan alternatif mencakup penggunaan Vinícius Júnior sebagai penyerang utama, serta mengandalkan Federico Valverde, Eden Hazard, dan Marco Asensio untuk menambah kreativitas di lini tengah.
Strategi Thomas Tuchel dan Tantangan Real Madrid
Tuchel, yang kembali memimpin klub pada musim lalu, menegaskan pentingnya fleksibilitas taktik dalam menghadapi tim dengan kecepatan serangan seperti Manchester City. “Kami harus menyiapkan skema yang menutup ruang gerak De Bruyne dan Mahrez, sambil memanfaatkan kecepatan sayap kami,” kata Tuchel dalam konferensi pers sebelum laga pertama. Tanpa Mbappé, Real Madrid diprediksi akan lebih menitikberatkan pada serangan balik melalui Vinícius yang mengandalkan kecepatan dan dribbling, serta memanfaatkan pergerakan Valverde yang kini menjadi tumpuan utama di lini tengah.
Selain itu, tekanan fisik pada skuad utama meningkat setelah kepergian gelandang senior seperti Toni Kroos, Casemiro, dan Luka Modrić dalam beberapa musim terakhir. Hal ini menuntut pemain muda seperti Bellingham dan Rodri—yang kini menjadi sorotan transfer—untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di lapangan.
Transfer Rodri: Harapan yang Menguap
Di tengah kebingungan kebugaran, Real Madrid juga mengumumkan penurunan minat terhadap target transfer gelandang bertahan Manchester City, Rodrigo Rodri. Selama beberapa bulan terakhir, klub Spanyol tampak serius mengejar pemain berusia 29 tahun itu, terutama setelah Rodri memenangkan Ballon d’Or 2024, prestasi pertama bagi pemain Spanyol dalam enam dekade. Namun, laporan dari SPORT mengungkapkan bahwa Madrid menilai usia dan kondisi fisik Rodri yang sedang dalam proses pemulihan dari cedera lutut serius sebagai faktor utama penarikan diri.
Keputusan ini menandai perubahan strategi transfer Madrid, yang kini lebih mengutamakan pengembangan pemain internal dan mencari alternatif yang lebih muda serta lebih tahan banting dalam kompetisi padat jadwal seperti Liga Champions dan LaLiga.
Penampilan Valverde dan Harapan di Laga Kedua
Sementara fokus utama tertuju pada leg pertama, penampilan Federico Valverde dalam laga terakhir melawan Girona menjadi sorotan. Valverde, yang baru saja menorehkan kemenangan penting bagi Madrid, dikatakan “menanggung beban” tim dengan mengontrol tempo permainan dan mencetak gol krusial. Kekuatan fisik dan kemampuan serba‑guna Valverde memberikan lapisan penting bagi Madrid, terutama ketika opsi-opsi lain terbatas karena cedera.
Jika leg pertama berakhir imbang atau berujung kekalahan tipis, harapan Madrid beralih pada leg kedua di Manchester pada 17 Maret. Dalam skenario tersebut, kepastian kebugaran Mbappé dan Bellingham menjadi faktor penentu. Kedua pemain diperkirakan akan kembali ke kota Spanyol pada akhir pekan sebelum leg kedua, namun risiko memperparah cedera masih menjadi pertimbangan kritis.
Secara keseluruhan, Real Madrid menghadapi tantangan ganda: mengatasi absennya dua bintang utama dalam leg pertama serta menyesuaikan strategi transfer setelah mundurnya minat pada Rodri. Keberhasilan mereka dalam mengelola krisis kebugaran ini akan sangat menentukan peluang mereka melaju ke perempat final Liga Champions, di mana Manchester City, dipimpin oleh Pep Guardiola, siap menjadi lawan tangguh.












