Project Seru Penuh Kejutan

Pendiri Animasi Nussa Rara Ungkap Karakter Umma Diduga Terinspirasi dari Selingkuhan Mantan Suami

March 6, 2026 • 0 Views
Pendiri Animasi Nussa Rara Ungkap Karakter Umma Diduga Terinspirasi dari Selingkuhan Mantan Suami
Pendiri Animasi Nussa Rara Ungkap Karakter Umma Diduga Terinspirasi dari Selingkuhan Mantan Suami

PSPK – 06 Maret 2026 | Jakarta, 5 Maret 2026 – Annisa Hadiyanti, salah satu pendiri sekaligus mantan komisaris studio animasi yang memproduksi serial populer Nussa & Rara, mengungkapkan bahwa tokoh “Umma” dalam kartun tersebut mungkin terinspirasi dari hubungan gelap mantan suaminya, Aditya Triantoro.

Pengakuan itu disampaikan dalam sebuah episode podcast yang ditayangkan di YouTube pada Selasa, 3 Maret. Annisa menyebut bahwa pada tahun 2018 ia pernah melihat percakapan pesan singkat antara Aditya dan seorang wanita yang kemudian disebutnya sebagai selingkuhan. Dalam chat tersebut, Aditya menyatakan bahwa wanita itu menjadi inspirasi bagi karakter Umma.

“Dia bilang, ‘Kamu, tuh, inspirasi aku,’ lalu menyebut nama Umma. Saya sempat ragu, apakah itu hanya basa‑basi atau memang ada cerita di baliknya,” kata Annisa. Meski demikian, ia menegaskan tidak ada bukti konkret yang mengaitkan karakter tersebut secara langsung dengan kisah pribadi mereka.

Annisa menambahkan bahwa selama pernikahan selama sebelas tahun, ia dan Aditya bersama-sama membangun hak kekayaan intelektual Nussa sejak 2018. Namun, pada 2022, hubungan mereka berakhir dengan perceraian yang ia nilai tidak adil, menyisakan sengketa hak cipta yang kini masih dibawa ke tingkat kasasi.

Serial Nussa & Rara pertama kali mengudara di YouTube pada 2018, menampilkan duo saudara Muslim yang mengajarkan nilai moral kepada penonton anak‑anak. Kesuksesannya meluas hingga layar lebar, namun produksi episode baru terhenti secara mendadak pada 2021 tanpa penjelasan resmi. Pada awalnya, penghentian tersebut dikaitkan dengan dampak pandemi COVID‑19 terhadap industri kreatif.

Spekulasi kembali mengemuka ketika sebuah unggahan di platform media sosial Threads pada akhir Januari menyinggung adanya perselingkuhan di antara co‑founder studio The Little Giantz. Unggahan tersebut memicu diskusi publik, dan Annisa kemudian menanggapi secara terbuka, menyatakan bahwa ia merupakan korban perselingkuhan oleh mantan suaminya yang sekaligus menjabat sebagai CEO dan co‑founder studio tersebut.

Meski tuduhan tersebut menimbulkan kehebohan, Annisa menegaskan bahwa kesamaan antara karakter Umma dan kehidupan pribadi tidak lebih dari kebetulan. “Jika ada kemiripan, itu memang coincidence saja,” ujarnya.

Sengketa hak kekayaan intelektual yang sedang berlangsung menambah kompleksitas situasi. Annisa kini berjuang mempertahankan kepemilikan atas IP Nussa di pengadilan kasasi, mengklaim bahwa keputusan sebelumnya belum menutup haknya.

Kasus ini mencerminkan tantangan yang dihadapi industri animasi Indonesia, di mana konflik pribadi dapat berimbas pada produksi kreatif dan hak kepemilikan karya. Penggemar serial tersebut masih menantikan kepastian tentang kelanjutan cerita Nussa & Rara di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *