PSPK – 01 Maret 2026 | Liga Prancis kembali menjadi panggung persaingan ketat menjelang akhir musim 2025/2026. Paris Saint-Germain (PSG) mempertahankan posisi teratas klasemen sementara Lens berusaha menutup jarak, sementara di level Eropa, Chelsea harus mengatur strategi menghadapi PSG di fase 16 besar Liga Champions. Kombinasi jadwal padat, rotasi pemain, dan keputusan administratif menjadi faktor penentu hasil akhir kompetisi.
Jadwal Pekan ke-24: Pertarungan Kunci di Ligue 1
Pekan ke-24 Ligue 1 dimulai pada Sabtu 28 Februari 2026 dini hari WIB. Lens akan menantang Strasbourg di Stadion de la Meinau pada pukul 02.45 WIB, sementara PSG dijadwalkan berkunjung ke Le Havre di Stade Océane pada Minggu 1 Maret pukul 03.05 WIB. Kedua laga tersebut menjadi sorotan utama karena dapat mengubah posisi puncak klasemen.
- Lens vs Strasbourg: Lens berada di peringkat kedua dengan 52 poin dari 23 pertandingan, hanya dua poin di belakang PSG. Kemenangan melawan Strasbourg, yang menempati posisi ketujuh, memberi peluang emas bagi Lens untuk menyalip PSG.
- PSG vs Le Havre: PSG mengumpulkan 54 poin, memimpin klasemen dengan selisih dua poin. Pertandingan melawan Le Havre, yang berada di posisi ke-13, diharapkan menjadi kemenangan mudah, namun performa tim tuan rumah yang sedang dalam tren positif tiga kemenangan kandang beruntun menambah ketegangan.
Strategi PSG Menjelang Liga Champions
Di luar urusan domestik, PSG harus mempersiapkan diri untuk laga 16 besar Liga Champions melawan Chelsea. Menyadari pentingnya kebugaran, klub Luis Enrique berhasil meminta penundaan pertandingan Ligue 1 melawan Nantes ke pertengahan April, sehingga memberi jeda lima hari antara leg pertama di Parc des Princes (11 Maret) dan leg kedua di Stamford Bridge (17 Maret). Keputusan ini, yang disetujui Ligue de Football Professionnel (LFP) bersama Nantes, menjadi “pukulan telak” bagi Chelsea yang harus mengisi jadwal padat melawan Newcastle dan Arsenal dalam periode yang sama.
Rotasi pemain menjadi tantangan utama bagi manajer Chelsea, Liam Rosenior, yang harus menyeimbangkan tiga laga penting dalam delapan hari. Di sisi lain, PSG dapat mengandalkan kedalaman skuadnya meski harus menyesuaikan beberapa pemain utama yang cedera, seperti Ousmane Dembélé dan Senny Mayulu.
Lens Gagal Merebut Puncak: Hasil Imbang 1-1 vs Strasbourg
Pertandingan Lens melawan Strasbourg berakhir imbang 1-1. Joaquin Panichelli membuka skor untuk Strasbourg pada menit 18, namun Mamadou Sangare menyamakan kedudukan untuk Lens pada menit 62. Hasil ini membuat Lens tetap berada di peringkat kedua dengan 53 poin dari 24 pertandingan, terpaut satu poin dari PSG yang memimpin.
Strasbourg, meskipun gagal mengalahkan Lens, tetap berada di peringkat ketujuh dengan 35 poin, berjarak lima poin dari zona empat besar. Kegagalan Lens untuk meraih tiga poin menambah tekanan pada laga berikutnya melawan Monaco, sementara PSG akan berusaha memperlebar jarak poin melawan Le Havre.
Le Havre Siap Membuat Kejutan
Le Havre masuk ke laga melawan PSG dengan semangat tinggi. Tim asuhan Didier Digard telah mencatat tiga kemenangan kandang beruntun dan tidak pernah kalah ketika mencetak gol lebih dulu di seluruh tahun 2026. Meskipun kehilangan beberapa pemain kunci karena cedera, mereka mengandalkan dukungan publik di Stade Océane untuk menantang dominasi PSG.
Statistik menunjukkan bahwa PSG belum pernah kalah di Le Havre pada abad ini, dengan kemenangan 4-1 pada musim lalu. Namun, performa tandang PSG musim ini tidak stabil, dengan dua kekalahan di luar Parc des Princes, termasuk 1-3 melawan Rennes. Jika PSG tidak mampu mengamankan tiga poin melawan Le Havre, peluang Lens untuk menutup jarak akan semakin terbuka.
Secara keseluruhan, minggu ini menjadi titik balik bagi tiga klub besar. PSG harus menjaga konsistensi di Ligue 1 sambil mempersiapkan tantangan Eropa, Lens berupaya memanfaatkan setiap peluang untuk menyalip pemuncak klasemen, dan Chelsea harus menavigasi jadwal padat demi melanjutkan mimpi Liga Champions. Semua mata kini tertuju pada hasil akhir pekan ini, yang kemungkinan akan menentukan peta persaingan hingga akhir musim.
Dengan hanya beberapa poin yang memisahkan tiga tim teratas, setiap laga menjadi krusial. Pertarungan antara PSG dan Le Havre, serta Lens melawan Strasbourg, akan menjadi indikator kuat siapa yang layak menguasai puncak Ligue 1 dan siapa yang akan melaju ke tahap berikutnya di kompetisi Eropa.












