PSPK – 26 Maret 2026 | Pertandingan antara Levante UD dan Real Oviedo pada Minggu, 23 Maret 2026 menjadi sorotan utama Segunda División. Levante berhasil mengamankan kemenangan penting dengan skor 4-2, mengurangi jarak mereka ke zona aman menjadi hanya dua poin. Namun, kemenangan tersebut tidak lepas dari kontroversi keputusan wasit serta dinamika di balik layar yang melibatkan nama-nama penting seperti Héctor Rodas.
Kemenangan Levante 4-2 Membawa Harapan Baru
Di Ciutat de València, Levante menampilkan permainan agresif sejak peluit pertama. Gol pertama dibuka oleh Orriols pada menit ke-12, diikuti serangkaian serangan yang menghasilkan tiga gol tambahan sebelum jeda. Real Oviedo hanya mampu membalas dua gol di babak kedua, tetapi selisih empat gol tetap memberi Levante keunggulan yang cukup untuk mengamankan tiga poin penting.
Kemenangan ini menempatkan Levante hanya dua poin di atas zona aman, mengurangi tekanan pada skuad yang selama ini berada dalam zona relegasi. Pelatih Levante, José Danvila, menekankan bahwa hasil ini adalah “langkah raksasa” menuju stabilitas di klasemen, sementara para pemain mengekspresikan rasa syukur atas performa kolektif mereka.
Kontroversi Wasit: Taruhan Kartu Kuning yang Tidak Muncul
Meski Levante menguasai lapangan, satu momen menjadi sorotan kontroversial. Pada menit ke-68, pemain tengah Levante, Olasagasti, melakukan tekel keras terhadap Thiago Fernández dari Real Oviedo. Banyak yang mengharapkan kartu kuning atau bahkan merah mengingat intensitas tekel tersebut.
Namun, wasit utama Gil Manzano tidak mengeluarkan kartu apa pun. Video analisis yang dipublikasikan oleh Komite Teknis Arbiter (CTA) menampilkan gambar yang seolah-olah menunjukkan Manzano memberi kartu kuning, tetapi ternyata gambar tersebut adalah amonestasi yang diberikan kepada pelatih Real Oviedo, Guillermo Almada, atas protesnya. CTA kemudian menyatakan bahwa keputusan Manzano “sesuai dengan interpretasi di lapangan” dan tidak ada kesalahan yang jelas.
Keputusan ini menimbulkan protes dari sebagian pengamat yang menilai tekel tersebut seharusnya dihukum lebih tegas. Meski demikian, VAR tidak mengintervensi, memperkuat posisi wasit di lapangan.
Héctor Rodas: Nama yang Dilirik Real Oviedo
Di tengah sorotan pertandingan, kabar tentang pergerakan struktural Real Oviedo muncul. Héctor Rodas, sekretaris teknis Levante, menjadi kandidat utama bagi Real Oviedo untuk memperkuat departemen direksi olahraga mereka pada musim 2026/27. Rodas, yang berperan dalam sejumlah rekrutmen penting Levante musim panas ini, termasuk Ryan, Toljan, dan Matías Moreno, dinilai memiliki pengalaman yang dapat membantu Oviedo keluar dari krisis performa.
Jika bergabung, Rodas diperkirakan akan mengimplementasikan strategi yang menekankan stabilitas skuat dan kebijakan transfer yang lebih terukur. Namun, kontraknya dengan Levante masih berlaku hingga Juni 2027, sehingga keputusan akhir masih menunggu negosiasi lanjutan.
Suasana Fans dan Tekanan Grup Pachuca
Sementara pertandingan berlangsung, ketegangan antara fans Real Oviedo dan pemilik klub, Grupo Pachuca, semakin memuncak. Perayaan seratus tahun klub seharusnya menjadi momen kebanggaan, namun aksi protes muncul di sekitar stadion Carlos Tartiere. Pendukung menuntut transparansi dan hasil yang lebih baik, mengingat tim berada di zona degradasi dengan selisih delapan poin dari zona selamat.
Keputusan manajerial seperti pemecatan Veljko Paunovic dan penunjukan Luis Carrión pada awal musim masih menjadi bahan perdebatan. Meskipun demikian, kedatangan pelatih baru Guillermo Almada belum berhasil meredam ketegangan tersebut.
Matías Moreno Menyuntikkan Kepercayaan Diri
Setelah kemenangan melawan Oviedo, bek asal Argentina, Matías Moreno, memberikan pernyataan optimis kepada media. “Tidak ada keraguan di dalam tim, kami yakin akan selamat,” ujar Moreno. Ia menegaskan bahwa fokus utama tim adalah melakukan yang terbaik di lapangan tanpa terpengaruh oleh posisi klasemen.
Moreno juga memuji performa striker Carlos Espí, yang mencetak enam gol dalam empat pertandingan terakhir, menyebutnya “sebuah gunung yang sulit dihentikan”. Pernyataan ini menambah semangat pemain lain untuk terus berjuang di sisa sembilan putaran kompetisi.
Dengan tiga poin yang menambah jarak ke zona relegasi, Levante kini berada dalam posisi yang lebih menguntungkan. Namun, tantangan masih besar, mengingat persaingan ketat di antara tim-tim yang berjuang menghindari turun.
Secara keseluruhan, pertemuan Levante vs Real Oviedo tidak hanya menghasilkan hasil akhir yang menguntungkan Levante, tetapi juga memperlihatkan dinamika internal klub, kontroversi keputusan wasit, serta ambisi struktural yang sedang berkembang. Kedepannya, Levante harus menjaga konsistensi, sementara Real Oviedo harus mengatasi krisis internal dan memperkuat hubungannya dengan pendukung serta pemilik klub.












