PSPK – 23 Maret 2026 | Pada Minggu, 22 Maret 2026, Groupama Stadium menjadi saksi pertarungan sengit antara Olympique Lyonnais dan AS Monaco dalam agenda ke-27 Ligue 1. Pertandingan yang dijadwalkan pukul 15.00 WIB ini tidak hanya menjadi ujian bagi dua tim yang berjuang untuk posisi Eropa, tetapi juga menampilkan kebangkitan dramatis Monaco lewat aksi magis Maghnes Akliouche.
Lyon memasuki laga ini dalam kondisi kurang ideal. Setelah mengalami empat pertemuan tanpa kemenangan—kalah 3-1 di Strasbourg, 3-2 di Marseille, imbang 1-1 melawan Paris FC, dan 0-0 di Le Havre—guilde merah ini turun di klasemen keempat dengan 47 poin, hanya dua poin di belakang Olympique de Marseille (posisi tiga). Kekalahan beruntun tersebut menambah tekanan pada pelatih Paulo Fonseca yang harus menemukan resep kebangkitan agar Lyon tetap bersaing untuk tiket langsung Liga Champions.
Di sisi lain, Monaco tengah berada di puncak performa. Setelah mengantongi lima kemenangan beruntun di Ligue 1—kemenangan di Lens (2-3), PSG (1-3), Brest (2-0), Angers (2-0), dan Lens kembali (2-3)—prinsip Monaco menempati posisi keenam dengan 43 poin, hanya empat poin di belakang Lyon. Tanpa beban kompetisi tambahan setelah tereliminasi dari Liga Champions dan Piala Prancis, Les Rouge et Blanc dapat memusatkan energi pada kompetisi domestik dengan jadwal satu pertandingan per minggu.
Formasi dan Kondisi Pemain
Pelatih Fonseca menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan D. Greif sebagai kiper, lini belakang yang diisi oleh H. Hateboer, Clinton Mata, N. Tagliafico, dan M. Niakhate. Di lini tengah, C. Tolisso (kapten) berpasangan dengan K. Merah, sementara lini serang terdiri dari O. Mangala, Endrick, P. Sulc, L. Hradecky, dan penyerang utama T. Kehrer. Namun, sejumlah pemain kunci absen karena cedera, termasuk Ainsley Maitland-Niles, Ruben Kluivert, Pavel Sulc, Afonso Moreira, Malick Fofana, dan Ernest Nuamah.
Monaco, yang dilatih oleh Sébastien Pocognoli, menurunkan formasi 3-4-3 dengan L. Hradecky sebagai kiper utama. Barisan pertahanan terdiri dari T. Kehrer, D. Zakaria (kapten), dan W. Faes, didukung oleh sayap kanan S. Adingra dan sayap kiri A. Bamba. Di tengah, L. Camara dan J. Teze mengisi peran penyerang sayap, sementara F. Balogun, A. Golovin, dan penyerang muda M. Akliouche menjadi ancaman utama di lini depan. Kekurangan di Monaco meliputi absennya Vanderson, Caio Henrique, Paul Pogba, Takumi Minamino, dan Mohammed Salisu, namun kedalaman skuad tetap memungkinkan rotasi yang efektif.
Jalannya Pertandingan
Pada babak pertama, Monaco menguasai tempo dengan serangan cepat yang memanfaatkan kecepatan Balogun di sisi kanan. Akliouche, yang masuk sebagai pengganti di menit ke-62, segera menunjukkan kelasnya dengan mencetak gol pembuka lewat tembakan jarak jauh yang melesat ke sudut atas gawang Lyon. Gol tersebut memicu reaksi cepat dari Lyon, namun pertahanan Monaco yang solid menahan tekanan.
Menjelang akhir babak pertama, Lyon berusaha menyeimbangkan peluang melalui serangan terkoordinasi yang melibatkan Tolisso dan Endrick, namun usaha mereka belum membuahkan gol. Pada menit ke-85, Monaco memperbesar keunggulan melalui aksi solo Akliouche yang menembus pertahanan Lyon dan menambah satu gol lagi, memastikan kemenangan 2-0.
Statistik dan Rekapitulasi
| Tim | Poin | Posisi | Gol | Kemenangan Beruntun |
|---|---|---|---|---|
| Lyon | 47 | 4 | 4-6 | 0 |
| Monaco | 43 | 6 | 12-5 | 5 |
Statistik menunjukkan bahwa kedua tim mencetak rata-rata tiga gol per pertandingan dalam lima laga terakhir masing-masing, namun Monaco lebih tajam dalam menyelesaikan peluang.
Siapa yang Menonton?
Pertandingan ini disiarkan secara langsung di BeIN Sports 1 dan dapat diakses melalui layanan streaming BeIN Connect. Penonton internasional yang mengalami pembatasan geografis disarankan menggunakan VPN, seperti NordVPN, untuk menonton secara legal.
Dengan kemenangan ini, Monaco menutup jarak dengan Lyon menjadi hanya dua poin, sekaligus menegaskan kembali ambisinya untuk bersaing di zona Eropa. Sementara itu, Lyon harus segera bangkit agar tidak terperosok lebih jauh dari zona Liga Champions. Kedua tim kini akan melanjutkan kampanye mereka dengan jadwal yang padat, namun hasil ini memberi sinyal kuat tentang dinamika klasemen menjelang fase akhir musim.
Kesimpulannya, laga Lyon vs Monaco bukan sekadar pertemuan rutin; ia menjadi penentu arah musim bagi kedua klub. Monaco, didorong oleh performa gemilang Maghnes Akliouche, kini berada di jalur yang tepat untuk melaju ke posisi lima atau bahkan empat, sedangkan Lyon harus mencari solusi cepat untuk menghentikan kemerosotan dan kembali menancapkan diri di puncak Ligue 1.












