PSPK – 11 Maret 2026 | Laufey, penyanyi-penulis lagu kelahiran Islandia dengan darah Tionghoa, kembali menorehkan jejaknya di Asia lewat tur dunia berjudul A Matter of Time Tour. Tur ini menandai fase baru dalam karier sang artis Grammy-nominee setelah merilis album terbaru dengan judul yang sama. Pada tanggal 23 Mei 2026, Jakarta akan menjadi salah satu pemberhentian penting di antara serangkaian konser yang dijadwalkan di kota‑kota utama Asia Tenggara.
Jadwal Tur Asia yang Padat
Setelah menaklukkan pasar Amerika Utara, Laufey melanjutkan penampilannya ke Asia dengan agenda yang cukup padat. Berikut rangkaian konser yang diumumkan:
- 12 Mei – Hong Kong (Hong Kong Convention & Exhibition Centre)
- 15 Mei – Taipei, Taiwan (Taipei Arena)
- 19 Mei – Singapura (The Star Theatre)
- 23 Mei – Jakarta, Indonesia (venue resmi akan diumumkan)
- 31 Mei – Bangkok, Thailand (Impact Arena)
Penambahan konser di Manila pada 28 Mei, yang diumumkan oleh Live Nation Philippines, menegaskan tingginya antusiasme penggemar di kawasan ini. Dua pertunjukan pertama di Manila (26 dan 27 Mei) telah terjual habis, sehingga pihak promotor menambah satu malam lagi untuk menampung permintaan tiket yang luar biasa.
Jakarta Menanti Kejutan Musik Internasional
Keputusan Live Nation Indonesia untuk menambahkan Jakarta ke dalam jadwal tur merupakan langkah strategis. Kota ini telah lama menjadi magnet bagi artis internasional, dan kehadiran Laufey diprediksi akan menarik tidak hanya penggemar setia, tetapi juga pendengar baru yang tertarik dengan genre jazz‑pop yang khas.
Menurut pernyataan resmi Live Nation, tiket konser di Jakarta akan dibuka penjualannya melalui platform resmi SM Tickets pada pertengahan Maret. Harga tiket dibagi dalam tiga kategori: standar, premium, dan VIP, dengan akses khusus ke meet‑and‑greet bagi pembeli tiket VIP.
Laufey dan Repertoar yang Dijanjikan
Dalam konser “A Matter of Time”, Laufey diperkirakan akan membawakan hit‑hit andalannya seperti “From the Start”, “Let You Break My Heart Again”, dan “Valentine”. Selain itu, lagu‑lagu dari album terbaru yang menonjolkan aransemen string, piano, dan sentuhan elektronik akan menjadi sorotan utama. Kritikus musik menilai bahwa kombinasi vokal lembut dan lirik introspektif Laufey mampu menciptakan atmosfer yang intim meski di arena berskala besar.
Penampilan di Jakarta juga diharapkan menampilkan kolaborasi khusus dengan musisi lokal, sebuah tren yang semakin populer dalam tur internasional. Jika hal ini terwujud, penonton Indonesia akan disuguhkan pertunjukan unik yang menggabungkan nuansa musik Barat dan sentuhan Nusantara.
Ekspektasi Penjualan dan Dampak Ekonomi
Data penjualan tiket di Manila menunjukkan tingkat keterisian mencapai 100% dalam waktu kurang dari 48 jam. Mengingat demografis serupa di Jakarta, para analis pasar hiburan memperkirakan bahwa konser Laufey dapat menggerakkan ekonomi lokal, terutama sektor perhotelan, kuliner, dan transportasi. Selain itu, acara ini berpotensi meningkatkan eksposur platform streaming musik Indonesia, mengingat banyak penonton akan mencari rekaman live setelah konser selesai.
Dengan dukungan media lokal dan promosi intensif di media sosial, konser pada 23 Mei diharapkan menjadi salah satu agenda hiburan paling dinanti di akhir tahun 2026.
Secara keseluruhan, kehadiran Laufey di Jakarta menandai momentum penting bagi industri musik Indonesia dalam menyambut artis internasional kelas dunia. Antusiasme publik, kombinasi repertoar yang kuat, serta dukungan infrastruktur yang memadai menjanjikan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkaya lanskap budaya musik tanah air.












