PSPK – 24 April 2026 | Pertandingan antara FC Cincinnati dan New York City FC yang berlangsung di Yankee Stadium pada 23 April 2026 menjadi sorotan utama Liga Major League Soccer (MLS) musim ini. Kedua tim menampilkan permainan yang penuh liku, berakhir dengan skor imbang 4-4 setelah dua gol penentu di menit-menit akhir pertandingan.
Pembukaan Laga dan Kondisi Kedua Tim
New York City FC (NYCFC) memulai laga dengan kepercayaan diri tinggi, meskipun beberapa pemain kunci seperti Alonso Martinez, Drew Baiera, dan Andres Perea absen karena cedera. Sementara itu, FC Cincinnati (FCC) datang dengan daftar cedera yang cukup panjang; bek veteran Matt Miazga, Miles Robinson, serta Obi Nwobodo tidak dapat bermain, dan Nick Hagglund harus diturunkan setelah cedera pada sesi pemanasan.
Pat Noonan, pelatih FCC, menegaskan pentingnya ketangguhan mental timnya mengingat serangkaian hasil kurang memuaskan dalam beberapa pertandingan terakhir, termasuk harus mengandalkan gol akhir untuk meraih poin melawan Toronto dan Chicago.
Jalannya Pertandingan
Pada menit ke-20, Nicolas Fernández membuka skor untuk New York City FC setelah memanfaatkan umpan lembut dan menembakkan bola ke gawang Roman Celentano. Tiga menit kemudian, Kévin Denkey menyamakan kedudukan untuk FCC dengan mengirimkan umpan silang Ender Echenique ke dalam kotak penalti, memanfaatkan kekacauan di lini belakang lawan.
Namun, keunggulan kembali menguasai NYCFC pada menit ke-35 ketika Fernández mencetak gol keduanya, menjadikan tim New York unggul 2-1 pada jeda pertama. Sementara itu, pertahanan FCC mengalami krisis, dengan Teenage Hadebe harus diganti oleh Alvas Powell pada menit ke-23 karena cedera, dan kemudian kembali diganti lagi pada babak pertama.
Babak Kedua dan Drama Menjelang Akhir
Di babak kedua, New York City FC kembali menambah keunggulan menjadi 3-1 lewat serangan cepat Aiden O’Neill yang mengirimkan bola ke Agustin Ojeda. Namun, FCC tidak tinggal diam. Evander berhasil mencetak gol pada menit ke-57, namun gol tersebut dibatalkan VAR karena pelanggaran pada Tayvon Gray.
Denkey kembali menjadi pahlawan bagi FCC dengan mencetak gol pada menit ke-65, memperkecil selisih menjadi 3-2. Sayangnya, NYCFC kembali menambah angka menjadi 4-2 lewat gol Talles Magno pada menit ke-79.
Menjelang akhir pertandingan, FCC menunjukkan keberanian luar biasa. Andrei Chirila, yang masuk sebagai pengganti Alvas Powell, mengeksekusi tembakan jarak jauh pada menit tambahan pertama (90+2′) dan mengurangi selisih menjadi 4-3. Tak lama kemudian, Evander mengeksekusi tendangan penalti pada menit tambahan kelima (90+5′) dan mengamankan poin tambahan untuk FCC, menjadikan hasil akhir 4-4.
Analisis Strategi dan Performansi Pemain
- Pat Noonan berhasil memotivasi timnya untuk bangkit dari keterpurukan, meski harus menghadapi masalah cedera di lini belakang.
- Evander menunjukkan kelas dunia dengan mencetak gol penalti krusial, menambah catatan golnya sebagai pemain Brazil terbanyak dalam sejarah MLS.
- Kévin Denkey menjadi bintang bagi FCC dengan dua gol penting, termasuk gol penyeimbang kedua.
- Nicolas Fernández tetap menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan, mencetak dua gol pada babak pertama.
Dampak Hasil dan Jadwal Selanjutnya
Dengan hasil imbang ini, FCC tetap berada di posisi ke-11 klasemen Eastern Conference dengan 9 poin, sementara NYCFC melaju ke posisi ke-7 dengan 12 poin. Kedua tim kini menatap pertandingan berikutnya; FCC akan bertemu Red Bull New York pada 25 April, sedangkan NYCFC akan berkunjung ke CF Montreal pada akhir pekan yang sama.
Kesimpulannya, pertandingan New York City vs Cincinnati ini tidak hanya menampilkan serangkaian gol spektakuler, tetapi juga menguji ketahanan mental dan taktik kedua pelatih. Kedua tim menunjukkan potensi besar, namun masih harus memperbaiki konsistensi, khususnya di lini pertahanan, untuk meraih hasil lebih baik di sisa musim.












