PSPK – 04 April 2026 | Band asal Yogyakarta, Endank Soekamti, telah menjadi salah satu grup pop‑punk paling konsisten di Indonesia sejak berdiri pada 2001. Dengan basis penggemar yang dikenal sebagai Kamtis Family, mereka membangun karier secara independen lewat karya yang dekat dengan kehidupan sehari‑hari.
Lagu “Sampai Jumpa” menjadi salah satu karya paling ikonik mereka. Dirilis pertama kali melalui kanal YouTube resmi pada 11 Februari 2016, lagu ini cepat menjadi anthem perpisahan. Pada setiap acara kelulusan, perpisahan kerja, ataupun momen kehilangan, melodi dan liriknya kerap diputar untuk mengekspresikan perasaan haru.
Secara tematik, “Sampai Jumpa” menyampaikan keikhlasan dalam melepas. Liriknya sederhana namun sarat emosi, mengajak pendengar menerima perpisahan sebagai bagian alami kehidupan sekaligus menaruh harapan akan pertemuan kembali di masa depan.
Berikut adalah lirik lengkap lagu “Sampai Jumpa”:
Datang akan pergi Lewat 'kan berlalu Ada 'kan tiada bertemu akan berpisah Awal 'kan berakhir Terbit 'kan tenggelam Pasang akan surut bertemu akan berpisah Hey, sampai jumpa di lain hari Untuk kita bertemu lagi Kurelakan dirimu pergi Meskipun ku tak siap untuk merindu Ku tak siap tanpa dirimu Kuharap terbaik untukmu Du-du-du-du Du-du-du-du Du-du-du-du Du-du-du-du Datang akan pergi Lewat 'kan berlalu Ada 'kan tiada bertemu akan berpisah Awal 'kan berakhir Terbit 'kan tenggelam Pasang akan surut bertemu akan berpisah Hey, sampai jumpa di lain hari Untuk kita bertemu lagi Kurelakan dirimu pergi Meskipun ku tak siap untuk merindu Ku tak siap tanpa dirimu Kuharap terbaik untukmu Hey, sampai jumpa di lain hari Untuk kita bertemu lagi Kurelakan dirimu pergi Meskipun ku tak siap untuk merindu Ku tak siap tanpa dirimu Kuharap terbaik untukmu Du-du-du-du Du-du-du-du Du-du-du-du Du-du-du-du
Beberapa elemen lirik menonjolkan siklus kehidupan: “Datang akan pergi, lewat akan berlalu”, “Awal akan berakhir, terbit akan tenggelam”. Pengulangan frasa “sampai jumpa di lain hari” menegaskan harapan untuk pertemuan kembali meski keadaan memisahkan.
Popularitas lagu ini tidak lepas dari kekuatan melodi yang mudah diingat serta nuansa pop‑punk yang enerjik. Kombinasi tersebut menjadikan “Sampai Jumpa” cocok diputar di berbagai acara, sekaligus memberikan ruang bagi pendengar untuk mengekspresikan perasaan nostalgia dan harapan.
Dengan kehadirannya, Endank Soekamti menegaskan posisi mereka sebagai salah satu pionir musik indie Indonesia yang mampu menghubungkan generasi melalui lirik yang relevan dan melodi yang menyentuh.












