PSPK – 30 Maret 2026 | Jakarta, 29 Maret 2026 – Pada malam takbiran yang biasanya dipenuhi gemuruh takbiran, ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkapkan rasa haru sekaligus kebahagiaan lewat sebuah curhat di media sosial. Ia mengunggah video lawas Vidi Aldiano yang menampilkan sang anak bernyanyi dengan penuh semangat, sekaligus menegaskan bahwa suara Vidi akan terus mengalun di hati para penggemarnya.
Suasana Ziarah di Makam Vidi Aldiano
Sejumlah puluh penggemar berkumpul di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, untuk memperingati ulang tahun ke-36 Vidi Aldiano. Para fans mengenakan kaos berwarna biru muda, warna identitas mereka, dan membawa sejuta mawar berwarna biru serta merah sebagai simbol cinta dan kenangan. Keluarga almarhum juga hadir lengkap dengan Harry Kiss, istrinya Besbarini, serta beberapa kerabat dekat. Di tengah keheningan, mereka menyalakan lilin, melantunkan doa, dan memotong kue ulang tahun berwarna biru yang dibawa oleh Harry Kiss.
Video Lawas yang Dibagikan di Malam Takbiran
Pada pukul 22.00 WIB, Harry Kiss mengunggah cuplikan video Vidi Aldiano saat berusia 35 tahun, ketika mereka bersama membuat kaos “Vidi Podhub”. Dalam caption, ia menuliskan, “Cuplikan video HUT ke‑35 Vidi… sampai hari ini masih enak dipakai. Semoga Vidi terus melekat di hati dan terus hidup. Hadiahkan Al‑Fatihah untuk almarhum.” Video tersebut menampilkan Vidi dengan senyum lebar, menyanyikan lagunya yang pernah menjadi hits, serta menari bersama ayahnya. Unggahan tersebut mendapat ribuan likes dan komentar dari para penggemar yang menyatakan bahwa suara Vidi masih terasa hidup di setiap detik video.
Candaan, Doa, dan Ide Usaha di Tengah Duka
Selama ziarah, Harry Kiss tak lepas dari candaan yang menghidupkan suasana. Ia menyebut makam Vidi seperti “pasar malam” yang ramai, sekaligus melontarkan humor tentang rumput yang dimakan kambing di sekitar makam, mengusulkan agar penjaga makam membuka “sate kambing Haji Ebong”. Meskipun bercanda, ia tetap menekankan pentingnya doa bersama, yang dipimpin oleh Ustaz Lutfi, satu-satunya ustaz yang mendampingi keluarga sejak Vidi meninggal.
Selain itu, keluarga membagikan pakaian milik Vidi kepada kerabat terdekat, termasuk jersey Adidas dan pakaian tradisional LUM. “Mudah‑mudahan cukup ya,” ujar Harry sambil menyerahkan salah satu baju kepada sahabat bernama Mas Andhika. Ia menambahkan bahwa ibunya, Besbarini, juga membawa beberapa baju Vidi untuk dibagikan sebagai kenang‑kenangan.
Reaksi Penggemar dan Kesimpulan Emosional
Para penggemar, yang disebut “Vidies”, menyatakan rasa terhubung yang kuat lewat video lawas tersebut. Banyak yang menulis, “Suara Vidi masih ada di hati kami, video ini mengingatkan kami pada masa‑masa indahnya.” Sebagian lainnya mengucapkan terima kasih kepada Harry Kiss atas upaya menjaga warisan sang anak melalui musik, video, serta kenangan fisik seperti pakaian dan kue ulang tahun.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama di depan pusara yang dikelilingi bunga mawar biru, serta pembagian kue kepada semua yang hadir. Harry menutup dengan harapan, “Semoga kue ini menjadi sedekah bagi yang masih hidup, dan suara Vidi tetap hidup dalam setiap doa dan hati kami.”












