Tentang Kami

Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) yang didirikan pada tanggal 30 November 2015 merupakan lembaga riset dan advokasi nonprofit yang bersifat independen yang bergerak di bidang kebijakan pendidikan. PSPK bertujuan mempromosikan kebijakan pendidikan yang mengedepankan dampak pada anak, berpijak pada data ilmiah, serta menyebarkan praktik baik di lapangan dalam ekosistem pendidikan Indonesia.

Kegiatan Utama PSPK
Secara umum, pilar utama yang digunakan untuk mencapai tujuan PSPK dilakukan melalui tiga aktivitas pokok, yakni: 1) Riset; 2) Advokasi dan pendampingan; serta 3) Publikasi. Adapun bentuk kegiatan yang telah dilakukan sampai saat ini adalah sebagai berikut:

RISET

  • Studi Kesiapan Sekolah bersama Biro Perencanaan dan Kerja sama Luar Negeri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2019).
  • Pengembangan PAUD Berkualitas NTB di 50 Desa Prioritas Penanganan Penanggulangan Kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Barat Bersama Pemerintah Daerah dan TP PKK NTB (2018-2019).
  • Program Kolaborasi Literasi Bermakna bersama INOVASI di Kabupaten Probolinggo dan Kota Batu (2018-sekarang).
  • Pengembangan instrumen literasi dasar PEMANTIK (Pengukuran Mandiri Numerasi dan Literasi PSPK) (2016-2017).
  • Implementasi instrumen PEMANTIK melalui pelatihan penggunaan instrumen dan pengambilan data bersama Food for the Hungry Indonesia di Kota Medan dan Mentawai (2017-sekarang).
  • Pembuatan postur anggaran pendidikan DKI Jakarta dan Kota Bandung (2017).
  • Analisis terhadap data Program for International Student Assesment (PISA) dan Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) bersama Pusat Penilaian Pendidikan Kemdikbud RI, dengan empat topik sebagai berikut: perundungan, pekerjaan rumah (PR), pemahaman terhadap isu sains, serta penggunaan teknologi dan informasi (2017).
  • Uji validitas dan reliabilitas instrumen Uji Kompetensi Guru (UKG) dan Penilaian Kinerja Guru (PKG) DKI Jakarta (2016).

ADVOKASI DAN PENDAMPINGAN

  • Beranda PSPK, sebuah diskusi publik yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan berdasarkan tema tertentu (seperti guru, kepala sekolah, pengawas, dan lain-lain) serta pemangku kebijakan terkait sebagai peserta maupun narasumber.
  • Penyusunan Peta Jalan Pendidikan Anak Usia Dini bersama Direktorat Pembinaan PAUD Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2019).
  • Penyusunan Buku Putih terkait kualitas pendidikan bersama Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2017-sekarang).
  • Mendukung pengembangan indikator terkait kualitas pendidikan dalam Neraca Pendidikan Daerah (NPD) bersama Kantor Staf Presiden (2017-sekarang).
  • Pemetaan dan rekomendasi peningkatan kompetensi guru DKI Jakarta (2016).

PUBLIKASI

  • Kilas Pendidikan, merupakan review kebijakan pendidikan Indonesia dengan sejumlah tema dan pendekatan.
  • Publikasi artikel di media
  • Penulisan buku mengenai sejarah kebijakan pendidikan Indonesia (2017-sekarang).

Dewan Pakar PSPK:

  1. Anindito Aditomo
  2. Ardanti Andiarti
  3. Bambang Sumintono
  4. Budi Muhammad
  5. Chandra C. A. Putri
  6. Ditha Cahya Kristiena
  7. Elin Driana
  8. Fiona Handayani (cuti)
  9. Henny Supolo
  10. Ifa H. Misbach
  11. Itje Chodidjah
  12. Iwan Syahril (cuti)
  13. Najelaa Shihab
  14. Nisa Felicia
  15. Isabella Tirtowalujo
  16. Kreshna Aditya (cuti)
  17. Patrya Pratama
  18. Satryo S. Brodjonegoro