Beranda PSPK JIlid V: Benarkah Siswa Indonesia Bahagia Namun Tak Berprestasi?

googaga-final-medsos

Berdasarkan hasil tes dan evaluasi PISA (Programme for International Students Assessment) 2015, performa siswa-siswi Indonesia masih tergolong rendah. Berturut-turut rata-rata skor pencapaian siswa-siswi Indonesia untuk sains, membaca, dan matematika berada di peringkat 62, 61, dan 63 dari 70 negara yang dievaluasi. Peringkat dan rata-rata skor Indonesia mengalami peningkatan dari hasil tes dan survei PISA 2012, tetapi masih di bawah rerata negara-negara Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) lainnya. Menariknya, dalam laporan PISA in focus (2015), proporsi siswa Indonesia yang menyatakan “I feel happy at school” pada tes PISA tahun 2012 menempati peringkat tiga tertinggi dibanding 64 negara lainnya. Berdasarkan hal tersebut, PSPK dalam diskusi bulanan Beranda PSPK akan menggali fenomena tersebut bersama sejumlah narasumber ahli. Bersamaan dengan aktivitas #NgobrolPublik dalam rangkaian Pesta Pendidikan di DIY Yogyakarta, Beranda PSPK akan memaparkan isu tersebut pada:

Hari/tanggal : Sabtu, 22 April 2017
Waktu : Pukul 09.00 s.d 12.00 WIB
Tempat : Ruang Utama, Gd. Bima, Balai Kota DIY Yogyakarta

 

Konfirmasi pendaftaran: Googaga.co.id/pestapendidikan

 

Daftar rujukan:

OECD. (2015). “PISA in focus: Do teacher-student relations affect students’ well being at school?.” [Online]. Diunduh di: https://www.oecd.org/pisa/pisaproducts/pisainfocus/PIF-50-(eng)-FINAL.pdf pada Maret, 2017.

OECD. (2016). PISA 2015: PISA Results In Focus. [Online]. Diunduh dari: www.oecd.org/pisa